nhk

ECU aRacer: Dijamin Motor Harian Ngacir, Standalone Tak Perlu Disetel, Versi Balap Apalagi!

ManiakMotor – Jangan dikira pakai Engine Control Unit (ECU) aftermarket itu sangat repot. Jangan samakan dengan yang di balap. Di balap setiap saat ECU-nya disesuaikan dengan korekan mesin. Lagi pula ECU balap beda dengan harian alias racing only. Di balap wajib bawa-bawa lap top untuk software  program. Kalau untuk penggunaan harian mendingan lap topnya untuk urusan kantor saja. Untuk harian pemetaannya atau mappingnya bisa ditentukan sejak awal. Kalau pun ada, sudah ada alat sederhana yang bisa dioperasikan oleh awam. 

Itu yang dikatakan Fredy Gautama owner sekaligus pemilik Ultra Speed yang mengedarkan produk ECU aRacer. Katanya ECU-nya sangat mudah untuk dikonsumsi  motor harian, “Kan modelnya standalone, ECU dapat bekerja sendiri secara real time mambaca perilaku mesin std. Kalau yang diseting-seting seperti di balap kan ada tipenya tersendiri,” kata Fredy dari markasnya di Jl. Panjang, Kebun Jeruk, Jakarta Barat.

Ada empat tipe ECU Aracer yang dijual Fredy. Yakni, RC Mini, RC Mini Plus, RC1 dan RC2. Semua tipe itu sesuai tingkatan dan harganya. Misalnya tipe RC Mini Plus (RMP) sekali terpasang akan sama dengan ECU standar motor pabrik. RMP ini boleh diaplikasi pada semua motor untuk silinder tunggal yang banyak dijual di Indonesia.    Namun, namanya aftermarket jelas kemampuannya lebih dari standar.

RMP bisa dipeta sesuai karakter pengendara. Karena itu dilengkapi map swicth. Pakai satu mapping alias map atawa pemetaan mesin juga nggak masalah, tetap lebih baik dari std.  “RMP boleh dipakai di matic. Tapi syaratnya harus ganti knalpot racing agar AFR-nya terbaca lebih bagus,” tambah Fredy.

Untuk tipe RC Mini hanya diaplikasikan pada Honda  CBR150. Katanya cara penyettingannya pun juga santai saja. Bahkan menyetelnya seperti memainkan chanel tv. Maksudnya ada remote-nya bro. Remote ini disebut Mini Tune. Tenang, nanti alat ini akan diceritakan tersendiri cara menyetelnya bersama karakter mesin yang didapat.

Yang terakhir adalah yang sudah tenar di dunia balap tanah air yaitu RC1 dan RC2. Untuk RC1 bisa aplikasikan pada semua jenis motor. Sedangkan untuk RC2 masih tersedia hanya untuk motor Kawasaki Ninja 250 dan Yamaha R25. Penyetingannya untuk tipe ini dengan menggunakan laptop.

Berhubung nggak cerita balap RC1 dan R2 nanti saja diulas kembali. Yang jelas, tipe RC punya fitur  fuel adjustable alias pengaturan bahan bakar per 400 rpm. Fuel acceleration bisa seting bahan bakar kebutuhan akselarasi. Spark angle alias seting maju-mundur pengapian. Rpm of Idle, rpm limter dan sebagainya lengkap.

Yang lainnya, oksigen bisa diperlebar atau wide band 02 CL dalam kondisi close   loop. Saat deselarasi semprotan bahan bakar juga bisa dibatasi. Jangankan itu semua, laju putaran kipas pendingin saja bisa disesuaikan dengan mesin. Kan kalau terlalu kencang juga nggak bagus, mesin malah jadi kedinginan dan bahan bakar tak terbakar sepmpurna. Pokoknya, tipe RC dilengkap 4 map bawaan dan 4 map untuk custom.

“Dari semua tipe ECU Aracer yang paling laku dan diminati yang Mini dan Mini Plus. Varian pengaplikasiannya bisa di banyak motor. Harga juga jadi faktor soalnya termasuk terjangkau,” ujar Fredy.

Untuk harga ECU Aracer tipe RC Mini dan Mini Plus dibandrol Rp. 3,8 Juta. Tipe RC1 Rp. 5,8 Juta, yang terakhir untuk RC2 di bandrol cukup mahal dengan harga Rp. 7 Juta. Gimana tertarik bro, lansung saja mampir dan liat-liat di Work Shop Ultra Speed Jl. Panjang Kebayoran Lama, Jakarta Selatan atau bisa hubungi Fredy ke mobile 082112858080. Prat

 

BACA JUGA

Tips Motor: Reamer (Perbesar Diameter Venturi) Karburator, Tidak Asal Besar..!

Tips Motor: Modifikasi Kaki-Kaki ‘Sederhana’, Perhatikan Langkah ini

Tips Motor; Ganjal Per Karbu Vakum, Obat Boros Di Kota, Modal Rp 2 Ribu

Pakai Knalpot ProSpeed TX Titanium Series di Husqvarna 500cc, Power Naik 1 DK

Staubli Aksesoris Keren Dari Rem MotoGP, Coba Deh!

 

 

 

BAGIKAN