nhk

Emas Jabar Di PON XVIII Riau, Hasil Kerjasama, Namanya Juga Beregu, Bro..!

 



ManiakMotor –  Sukses Jawa Barat dapat emas hasil kerjasama tim yang apik. Karena medali emas di dapat dari beregu. Pembalapnya tidak satu pun yang juara satu, tapi keduanya bisa mendulang poin yang berdekatan.

“Itu namanya strategi kekompakan tim. Soal teknis semua tahu harus jaga emosi, gaya bawa motor standar,” sebut Oke Djunjunan, Ketua IMI Jabar dan juga mantan crosser top awal 90-an.

Betul ya, buktinya di beregu 110 cc Owie Nurhuda hanya ke-3 dan Ocky Luckman  ke-5. Yang ke-1 Iswandi Muis (Sulsel) dan ke-2 Ardi Satya (Jateng). Tetapi jadi percuma karena pendamping Muis dan Ardi tercecer. Dalam kenyataan di balapan Indonesia, keterampilan pendamping Muis dan Ardi namanya juga jarangan terdengar di belantara balap motor nasional.

Sama juga dengan kelas 125 cc yang sebenarnya pakai mesin MX 135 cc, entah kenapa disebut 125 cc, itu urusan yang mengerti aturan. Di kelas ini yang di depan justru M Nurgianto (DKI). Jabar dapat 2 dan 4. Yah, Jabar memang sedang beruntun alias lucky yang juga bagian dari balap.

Keberuntungan itu salah satunya pembalap yang memperkuat Jabar tidak ada yang kelelahan ikut ARRC 9 September 2012 di Jepang. Sementara ada 8 peserta unggulan daerah masing-masing terlibat di sana dan baru tiba di Riau, Senin jam 9 pagi (10/9). Itu pula yang membuat Sudarmono (Jogja) jumpalitan dan patah kaki.  “Itu juga yang membuat Rey Ratukore drop staminanya di kelas 125 cc dia sulit bekerjasama dengan Nurgianto yang tidak ikut ARRC, bisa ke-1. Tetapi, Rey ke-7,” alasan  Judiarto, Ketua Umum IMI DKI yang harus puas dengan medali perak di kelas ini.    

Owie dan Ocky di 110 cc kemampuannya sama, dua-duanya sudah di level IndoPrix. Sama juga di kelas 125 diperkuat Wahyu Widodo dan Anggi Permana, juga level IP.  Jadi tinggal atur strategi bagaimana cara keduanya selalu berdekatan. “Kami tidak butuh di depan, tetap mencari nilai terendah, syarat untuk juara beregu,” tambah Oke.

Paling krusial soal anak-anak Jabar yang patuh pada perintah lap board team. Papan komunikasi antara kru dan pembalap sambil membalap itu, isinya semua perintah strategi. “Penentuan beregu dari dua pembalap itu harus saling tahu posisi. Juga tahu kapan harus mendorong motor dan kapan membantu teman untuk menarik dalam kelompok medali,” jelas Oke.

Kerja tim memang… Adit

BERITA TERKAIT:

Hasil Semua Sesi Balap Motor PON XVIII Riau, 10 – 11 September 2012

Balap Motor PON XVIII Riau, Beregu 110 Cc. Emas Didulang Jabar

Jagoan Balap Motor PON Masih Ikut ARRC Di Jepang

Balap Motor PON XVIII Riau. Waspadai Muis Dan Triyugo

Kelas Standar Showroom Di Balap Motor PON XVIII

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353