nhk

Enduro Cross Solo, Mainan Petualangan Bermotor

ManiakMotorTipikal sirkuit yang dirancang Deny Orlando sesuai judul Enduro Cross Championship 2012. Sirkuit Goro Assalam Sukoharjo, Solo, Jawa Tengah yang panjangnya 1,4 Km harus ditaklukkan  dengan teknik motocross. Namun, handicapnya berbeda dengan motocross, di tengah sirkuit ada halang rintang berupa kubangan air campur lumpur, pohon kelapa, dan tong. 

Jadilah event yang berlangsung 23 Desmber 2012 itu, bikin ketawa disambung tepuk tangan penonton. Dianggap lelucon. Silakan ngakak, termauk brosist.  Tetapi rintangan macam itu ada dikejuaraan dunia enduro.  Tetapi kalau yang kemarin, memang bikin wakakaklantaran yang ikut mayoritas bukan pembalap profesional. Mereka  adalah komunitas adventure yang selama ini bermain dialam bebas.

“Meski handicap yang dibuat belum terlalu ekstrem, semoga jadi alternatif mainan ke depan,” kata Alan, peraih podium kedua di kelas adventure  karesidenan lokal Surakarta dengan Kawasaki KLX 150. “Ini kan mainan baru, tetapi sebenarnya sudah diakui dunia dan bahkan ada seri-nya. Di Indonesia harus ada yang memulai  dong,” jelas Deny Orlando, crosser nasional yang berbendera Orlando Racing Factory (ORF) menghajat acara yang diikuti 300 starter ini. Wah mau jadi promotor nih. “Saya dukung,” dorong Dodiyanto dari IRC yang memang ban jualannya mendukung acara ini.

Diakui Alan, ilmu adventure-nya ada gunanya ketika  melewati rintangan pohon kelapa. Dia  sering mainkan kopling, untuk mengatur tenaga motorSebab namanya lumpur pasti licin, ban mudah sliding pada batang kelapa.  Alan cs pun dituntut kesabarannya, tidak sembarangan gas. “Adventure di alam bebas juga begitu, sabar,” tambah Alan sembari mengurut dadanya.

Iwan CHR peserta dari Jogja lebih menyoroti desain sirkuit. Katanya, lomba kali ni masih dominan motocross, ada beberapa bagian yang kecepatannya di atas 60 Km/jam. Idealnya, perbanyak handicap, umpama di  jumpingan bagian bawahnya diberi  batu.  Mau tidak mau pembalap mesti kurangi kecepatan, jadi tak langsung di loop,” saran Iwan yang bisa podium ketiga di kelas enduro import  40 tahun ke atas.

Dengan rata-rata 5 lap tiap kelasnya, bagi yang awam bikin nafas mereka nyambung sebentar, putus sebentar. Maksudnya ngos-ngosan. ”Adventure juga butuh fisik, tapi bisa lebih rileks,” kata Kelix Prabowo yang meski podium pertama atau tidak (40 tahun ke atas) tetap senang lantaran hadiah utama ditentukan berdasarkan undian.

Wah, kalau itu benaran lelucon. Ardel

BERITA TERKAIT:

Hasil Lomba Enduro Cross Solo, Jateng, 23 Desember 2012

Rally Dakar 2013, Tanpa Biker Jagoan

GT Radial Trail Enduro Cileungsi, Komodo Punya..!

 


BAGIKAN