nhk

Enduro Indonesia Championship 2015 Seri 2 (Jogja): Trek Menantang Bangat, Peserta Mencampai 400

ManiakMotor – Enduro Indonesia Championship (EIC) 2015 adalah event yang selama ini dikenal dengan hobi-hobian. Tapi di dalam perjalananannya persaudaraan komunitas geber motor trail, ada kompetisi yang dikemas apik di EIC. Penyelenggaranya atau event organizer (EO) nggak asal bikin untuk penggemar adventure dan trabas tersebut. Bahkan crosser profesional muncul. 

Lihat sajalah seri 2 EIC di Kaliurang KM 29,5, Yogyakarta, pada 19-20 Desember 2015.Panitia bekerja cekatan melayani 400 peserta yang mendaftar. Pemilihan lokasi yang asoy dan menantang buat para petrabas. “EIC memang telah direncanakan matang. Tapi yang bikin kaget jumlah peserta yang membludak, jauh dari seri sebelumnya,” cerita Ridho Faisal atau disapa Ichal ketua penyelengara EIC 2015 dari Merah Putih Project.

Panitia EIC memang bersyukur. Jumlah peserta menandakan tingkat keberhasilan event buatan mereka. Peserta tersebut menyeber pada 12 kelas yang disediakan panitia. Supaya singkat menuju final, mereka disaring lewat QTT.  Pokoknya yang tersisa tinggal 150 peserta yang terlihat antusias pada Minggu 20 Desember 2015. Begitu yang terpantau oleh portal ini dari lokasi.

Bagi yang tersingkir di QTT pun merasa puas. Sebab, trek yang digunakan pada EIC Seri 2 ini menatang. Trek yang luasnya 7 km persegi itu punya medan bervariasi. Variasi alam atau alamiah dan handicap sengaja dibikin panitia.

Ada yang berbatu, berpasir, batangan kayu, lumpur dan juga jalur terjal alamiah tadi. “Trek memang berbeda dengan seri atau musim sebelumnya. Dari jauh dari pengamatan mata, memang mudah. Tapi begitu sampai di dalam lintasan, sensasinya akan lain. Model begini yang memang disukai,” tambah Ichal.

Adhis, salah satu peserta yang tergabung di tim Gudang Garam ProSpeed KTM, punya cerita sendiri. Dia menceritakan detil usai ikut QTT.  ”Medan yang paling susah adalah potongan-potongan kayu. Benar-benar diuji cara handling agar motor bisa keluar dari jajaran kayu ini. Tapi saya selalu coba yang terbaik,” kata Adhis pada rintangan yang kalau di motocross dikenal dengan superbowl, tapi superbowl dari tanah, kalau yang ini batangan kayu bro.

 Pada EIC 2015 ini jalannya acara didukung kurang lebih 12 sponsor yang menyokong terselengaraanya ajang balap enduro ini, salah satunya knalpot yang benar-banar racing ProSpeed. “Sokongan pada panitia agar balap enduro ini semangkin maju. Balapan ini tak kalah dengan ajang balap yang lain, bahkan punya karakteristik tersendiri. Di sini bergabung antara profesional, setengah profesional dan yang benar-benar hobi. Itulah alasan saya tertarik mensponsori ajang ini,” ujar Bie Hau, manajer tim ProSpeed Gudang Garam KTM. Prat

BAGIKAN