Fabio Di Giannantonio Enggak Jadi Targetkan Kemenangan Berulang di Qatar karena Terhalang Motor Pabrikan, Kalah Sebelum Berperang?

Maniakmotor.com — Pembalap tim VR46, Di Giannantonio alias Diggia, yang kini menunggangi Desmosedici GP23, agak urungkan target doi untuk juara di MotoGP Qatar 2024. Sang Juara di Sirkuit Lusail, Qatar, November 2023 lalu, memilih untuk realistis mempertimbangkan bahwa ada sesuatu yang “berbeda” dari motor pabrikan Ducati, GP24, yang kini berada di garasi tim Lenovo dan Pramac. Bagi doi, itu adalah hambatan.

Pada tes pramusim di Qatar kemarin, Diggia memang hanya berada di posisi ke delapan. Akan tetapi, kecepatan jangka panjang doi kala itu patut diacungi jempol, karena hanya bisa tertandingi oleh Aleix Espargaro (Aprilia) dan Pecco Bagnaia (Ducati Lenovo). Pada simulasi Sprint Race di Sepang kemarin pun, doi termasuk yang tercepat saat melibat sirkuit dengan GP23-nya itu.

Biar begitu, doi tetap mengecilkan ekspetasinya untuk meraih kemenangan berulang di Seri Pembuka Qatar  8-11 Maret nanti. Diggia ungkapkan kalau doi kehilangan sepersepuluh dari serangan waktu yang ada selama Pramusim MotoGP 2024 ini.

Pembalap Itali tersebut jelaskan lebih lanjut, bahwa poin utamanya ada di pabrikan Ducati GP24 yang memiliki privilese di mana tak bisa doi lampaui hanya dengan GP23 yang ditunggangi doi dan rekan timnya, Marco Bezzecchi.

“Saya menyukai tantangan dan tekanan menuju seri Qatar nanti. Tapi kami juga harus realistis. Saat ini, tampaknya para pabrikan memiliki sesuatu yang lebih. Mereka tampak benar-benar dalam performa terbaiknya. Mereka super kuat, terutama Bagnaia,” ucap Diggia, Maniak Motor kutip dari Crash pada Selasa, 5 Maret 2024.

Sebagaimana kita tahu, Pecco Bagnaia, sang Juara Dunia musim lalu, memecahkan rekor tercepat sepanjang masa di tes Sepang yang lalu. Performa doi memang masih dan makin gacor sampai tes di Qatar kemarin.

Wajar sih kalo Diggia bak di situasi abu-abu, antara insecure atau realistis? Hehe. Ya walaupun begitu, doi masih merasa posisi dirinya dan tim tidak yang jelek-jelek amat, masih ada harapan. Pembalap VR46 yang di musim lalu diisukan pensiun (namun nyatanya tetap lanjut) ini masih mengupayakan agar bisa bersaing memperebutkan podium di Qatar. 

“Yang pasti saya akan mencobanya, jadi mari kita lihat,” tegas Diggia mengakhiri momen.

-Diva-