nhk

FDR IRC NHK SSS MotorPrix 2017 Subang: GCRT, Filosofi Giri Cilik, Ilmu Helsung!

GCRT, Motoprix, subang

ManiakMotor – Terlepas adanya protes di kualifikasi MP1 dan balapan MP6, event seri 2 FDR IRC NHK SSS MotoPrix berlangsung sukses. Sirkuit Gerry Mang, Subang, Jabar bisa melepas 300-an starter dan menanmpung 4000-an penonton, kemarin (30/4). Ditambah lagi, dibalik kemeriahan mencuat GCRT (Giri Cilik Racing Team) di bawah komando H. Muhtar Kusuma yang tak lain promotor balapan ini.

H. Muhtar dengan filosofi Giri Cilik

Menariknya, sebagai pendatang baru sudah di support Honda. Gampang bangat ya. Berbicara prestasi, M. Abidzia sebagai racer GCRT mampu naik podium kedua MP3 (150 cc Pemula), bukan event ini, tapi seri 1 di sirkuit GOR Satria, Purwokerto, Jateng. Selain Abidzia masih ada rider lainnya, yakni  Jafar Munir (seeded) dan Rio Andrian (pemula).

Lantas apa kiat sukses Pak Haji-sapaan akrab H. Muhtar Kusuma, pria kelahiran Karawang 4 Mei 1981 itu? “Jauh sebelum event ini digelar, tim telah melakukan studi banding ke beberapa promotor yang kerap bikin kejurnas. Juga menimba ilmu langsung dengan promotor senior Helmy Sungkar (Helsung). Siapa yang bisa nyangkal kalo Trendy Promo Mandiri (TPM) salah satu EO (event Organizer) racing terbaik ,”ujar suami dari Sherly Damayanti itu.

Atas dasar itu, H. Muhtar berani ambil keputusan untuk menggelar salah satu seri MP di region dengan tingkat persaingan paling ketat saat ini. “GCRT secara mandiri terbentuk sejak 2013. Awalnya, bergabung dengan KRS dengan nama KRS CV Giri Cilik Racing Team di tahun 2011. Sebagai tim, selain di road race, kami aktif juga di drag bike. Musim 2017 ini kami fokus pada semua seri kejurnas MP dan OMR Honda,”sambung ayah dari Shofic Salsabila dan Syakira Thafana.

Sukses Muhtar  dalam mengorganizer event dan tim tak lepas dari pengalaman kepemimpinan semasa di bangku kuliah yang aktif  di organisasi kemahasiswaan (HMI dan UKM Mapala). Prinsipnya, bilang alumni STIE Pertiwi Bandung, Jabar  managemen SDM yang optimal. “Sejak 2010 kami aktif mengembangkan multi usaha seperti steel, perikanan-perkebunan, industri dan properti,”beber pria yang pernah jadi TKI di Malaysia (2004) itu.

Oh ya, nama Giri Cilik mempunyai arti gunung kecil. Filosofinya,  “Sekecil-kecilnya gunung tetap lah besar. Untuk jadi besar butuh proses yang tak gampang,”tutupnya. Mantap! Ardel

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353