nhk

FDR IRS 2017 Sentul (Final) : Race 1 250, Yassin Soma Sikat Trio AHRT, Oli Racikan Jaman Now

Yassin, Sport 250, IRS ssentu

ManiakMotor – Yassin Gabriel Somma (Honda Kopiko 78 BJB Racetech Ultrasepeed Proliner). Dari nama timnya dia bukan bagian dari CBR250RR yang dipesan dari HRC. Dia hanya tampil dengan Honda CBR250RR korekan lokal. Tapi jadi bintang di final IRS race 1 Sport 250 cc  di sirkuit Sentul, Bogor, kemarin (9/12). Start dari posisi kelima, mantan crosser itu berhasil naik podium ketiga setelah melibas trio AHRT, juga dengan tipe Honda yang sama tapi dikorek insinyur Jepang tadi.

Yaasin (kanan)

Saat lomba, Yassin justru bertarung sama Galang Hendra Pratama (Yamaha YZF-R25) dan Sudarmono di grup depan. Apa rahasia tunggangan Yassin garapan Leon Candra dari Racetech bisa begitu kencang?

Freddy Gautama, bos tim USR (Ultra Speed Racing) blak-blakan menyebut cam alias noken dan rasionya pakai produk Australia. Yup, seperti yang dikabarkan sebelumnya, Leon memang order khusus komponen tersebut. Boleh klik lagi, soal itu.

“Kalo seri sebelumnya perlu adaptasi dan revisi, tapi ini risetnya mulai ketemu dan klop. Secara material memang lebih oke, tinggal penyesuaian,” ungkap Freddy yang identik dengan ECU aRacer itu. Karena aRacer pula sudah ada yang terbit khusus CBR250RR.

Sedang Leon  coba menurunkan perbandingan kompresi dari 13:1 jadi 12,5:1 dan AFR 12,3:1. Maka CBR250RR bernomor start 119 andalkan produk unggulan knalpot Proliner dan aRacer, yakni ECU, quickshifter, race module dan koil USR. “Untuk oli mesin ada racikan khusus dari produk lokal. Formulasinya sesuaikan durability modifikasi jaman now,” pungkas Leon.

Ingat now. Ardel

BACA JUGA

http://maniakmotor.com/hasil-ronde-6-fdr-irs-sentul-bogor-jabar-9-10-desember-2017/

BAGIKAN