nhk

FDR IRS 2017 Sentul (Seri 4): Race-1 Kejurnas 150 cc, Porting CNC Si Rere!

IRS seri Oktober 2017 Foto

 

ManiakMotor – Reynaldi ‘Rere’ Pradhana melengkapi rekor sport 150 cc yang dicetak di sesi kualifikasi (14/10). Rider yang membela tim Yamaha Yamalube Aspira Premio FSCM WJ72 EGP HDS mengemas 1 menit 48,548 detik pada seri ke-4 IRS (Indospeed Race Series) di Sentul International Circuit (SIC), Bogor, Jabar.

Rere yang muncul sebagai kuda hitam alias rider debutan yang berani kasih kejutan. Rere yang geber YZFR15 korekan Hawadis sudahi perlawanan Richard Taroreh ((Yamaha Yamalube Jasti Putra NHK FDR 549 Kaboci) yang menempel ketat dari lap awal, ”Lihat saja! Race aja bisa cetak 1.49, artinya motornya memang lagi top performa. Aku udah coba push habis-habisan, tapi nggak sanggup,” komentar Richard yang masih kokoh di puncak klasemen.

Rere podium 1 yang di tengah

Alhasil, Rere Vs Richard  terlibat duel sengit hingga tikungan terakhir lap terakhir, Rere unggul tipis 0.078 detik. “Rere nothing to lose, karena memang nggak ada point. Rey nggak ada risiko kehilangan point. Tapi suguhan pertarungan yang menarik dari dua rider seangkatan itu,” komentar Riko Sitompul, juru cuap yang selalu hadir di IRS.

Secara teknik Hawadis bilang kalo YZFR15 ini pakai head baru dengan porting yang tak hanya kejar efisisiensi tapi juga CFM. “Gas speednya lebih dipikirkan, bukan sekadar memperbesar diameter porting,” kata HDS-sapaan akrab mekanik senior asal Madura itu.

Untuk porting sendiri, HDS andalakn porting CNC by SND Racing,”Portingnya memang model CNC, tapi tetap ada penyesuaian dengan olahan tangan. Hitungan dyno, tenaga naik 1 dk dari sebelumnya 27,2 jadi 28,2 dk,” beber HDS yang karyanya diakui oleh Richard, bikin power atas R15 Rere lebih unggul.

Posisi ketiga ditempati Wilman Hammar (Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin DID NGK Bahtera). Willy Hammer – sapaan akrabnya – terpisah dari fight Rere Vs Richard mulai lap ke-6 dari total 10 lap. Pun begitu, duel perebutan posisi ketiga Willy Vs Gupito tak kalah menarik.  “Ada masalah dengan elektrikal, AFRnya tidak konstan, jadi tidak optimal,” kilah Gupito (Yamaha Yamalube Borneo Oryza D4RT) yang harus puas difinish ke-4 dan kedua di poin klasemen.

Oke, ternyata masih ada race 2 esok (15/10). Dan ternyata juga dominasi R15 sampai ke-6. Ardel

BACA JUGA

Hasil IRS Sentul Jabar 14 – 15 Oktober 2017

BAGIKAN