nhk

FDR/NHK MotoPrix 2016 Malang: Teknologi Ganas MP1 (Bebek 150 Seeded), MX-King, Sonic 150R, Satria F150!

 

 

ManiakMotor – Ganasnya MotoPrix Region Jawa tergambar dalam sdm tim dan teknologinya. Tahu sendiri di tim-tim eks IP itu, mekaniknya papan atas semua. Dan semuanya melek teknologi. Mereka itu gambaran balap motor Indonesia.

Makin ganas masing-masing bermain pada motor teknologi tertinggi di Bebek 150 yang jadi wakil produk massal dari pabrikan masing-masing. Di situ ada Yamaha MX-King, Suzuki Satria F150 dan Honda Sonic 150R, bebek injeksi mutakhir. Tiga pabrikan ini memulai pergulatan mereka di FDR NHK MotoPrix seri 1 di sirkuit Kanjuruhan, Malang, Jating (16-17/4). Bukan hanya memulai, tapi bertemu pertama kali dalam status kejurnas yang pembalapnya open.

Itu pula yang dibilang Haris Shakti Prabowo alias Mlethiz, mekanik papan atas dari tim Honda Tri Jaya. Tahun ini, tim yang dikomando Rudi Hadinata jadi ujung tombak Honda di MP. Mlethiz didorong dengan kemudahan penyedian part-part racing Sonic 150. “Tahun pertama masih banyak mengawinkan barang copotan. Tapi aturan tahun ini di 150 lebih banyak memainkan elektronik. Fokus awalnya juga di situ sembari menyetel suspensi dan bodi,” kata Mlethiz pada Sonic 150 R yang mengandalkan pembalap Anggi Permana.

Soal itu jangan ditanya pada mekanik Yamaha dengan andalannya MX-King. Dengar-dengar Om Hawadiz sudah memandikan mesinnya dengan kembang 7 rupa dan 7 warna. Lalu ada  Widya Krida Laksana alias GDT (Yamaha Bahtera) yang sudah ‘bertapa’. “Selain bertarung dengan sesama merek Yamaha, juga dua merek lain Suzuki dan Honda. Gengsi MP1 tak kalah dengan kelas sport di Sentul Besar. Di MP malah lebih variasi dengan ganti-ganti sirkuit,” sebut Novi Endaryono dari Yamaha Bahtera.

Lantas bagimana dengan Waskito Ngbaini alias Merit from Suzuki Factory? Sama saja, terlebih Merit jadi pemain tunggal alias dia doang yang resmi dibayar Suzuki pabrikan. Dia membawa All New Suzuki Satria F150 yang dulunya FU. Merit harus membuktikan motor yang punya basis lebih unggul spek std-nya itu. “Minggu lalu sudah dites di Boyolali di event langsung. Fokus daya tahan sembari mengamati perilaku mesin dengan ECU Vortex,” kata Merit dari pinggir lapangan Kanjuruhan.

Begitulah region yang dekat dengan pabrikan, akses teknologi mudah dan diumbar di sini. Bahkan, tak hanya pabrikan. Industri part racing lokal jadikan region ini andalan riset produknya dan sekalian bisnis. Ambil contoh, ECU aRacer di Yamaha Bahtera Racing, BRT pada Honda Tri Jaya atau SYS di Suzuki. UMA Racing, dan SSSO. Pokoknya semua deh, maaf yang nggak disebut. Semua akan terjawab tuntas di Malang.

Lebih dalam akan ditulis berikutnya, ”Free practice sudah dimulai kemarin. Hari ini kualifikasi, jadwal lebih awal, mengingat sore ini ada pertandingan persahabatan Arema Vs Persiha,” ujar Bambang Kapten, komandan Pengprov IMI Jatim pada event yang juga didukung SSS Excel Asia Takasago tersebut

Dan peluang tetap pada motor yang teleskopiknya pendek, perubahan arahnya lebih lincah. Joki nggak dimakan staminanya. Ardel

BACA JUGA

Hasil MotoPrix Malang, Jatim 16 – 17 April 2016

MotoPrix 2016 Malang (seri 1): Stater MP1 (Bebek 150 Seeded) Membludak, Kedatangan Eks Indoprix, Region Ganas!

Modifikasi Yamaha Mio Konsep Nano-nano Monkey, Pura-Pura Drag Benaran

MotoGP Jerez 2016 Jelang: Antara Vinales Dan Pol Espargaro, Pengganti Lorenzo

Konsep Matik Yamaha Masa Depan, Dari Capung, Sayang Nggak Tampil Di IIMS 2016

    

BAGIKAN