nhk

FDR-NHK MotoPrix 2016 Serang (seri 2): MP2 (Bebek 125 Seeded), Satu Tim Podium Semua

 

ManiakMotor – Giliran squad  Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin SSS aRacer Bahtera RT ngamuk benaran di MP2 atau bebek 125 cc seeded. Tak tanggung-tanggung, 1 – 4 disikat habis oleh tim yang dikomandoi oleh Novi Endrayono itu. Sama artinya semua podium diisi satu tim. Diklaim, sebagai rekor yang terjadi di ronde 2 FDR NHK Motoprix Jawa di sirkuit KP3B Curug, Kota Serang, Banten pada Ahad 15 Mei 2016. 

Bisa juga disebut all Z1 champions pada event yang juga disokong SSS Excel Asia Takasago tersebut. Syahrul Amin, Sulung Giwa dan Dicky Ersa yang menggunakan Z1 dimodifikasi oleh Widya Krida ‘GDT’ Laksana, insiyur dari Yamaha Bahtera. Kelas ini memang masih mengadu injeksi dan karbu. Faktanya, masih ada beberapa tim pakai teknologi 5TP alias karbu. Kalau Bahtera sih semua pembalapnya sudah pakai elektronik aRacer.

Menarik dari sisi teknis dan strategi lomba. Menempatkan 4 rider sekaligus bertarung di kelas yang sama bukan perkara mudah. Tentu saja strategi dana membuat motor yang sama cepat. Belum lagi membayar pembalapnya, hahaha.  “Bukan strategi itu yang dimaksud. Tapi ketika lomba, empat pembalapnya produktif untuk tim. Hasil kualifikasi grid 1-2 dan 6-7. Kedua pembalap 1-2 tetap fokus pada ritme barisan depan. Sedang  6-7 harus cepat atasi tiga pembalap di depan,” kata Dedi Permadi, selaku mentor dengan D45 Racing School.

Strategi itu tak sepenuhnya mulus. Perlawanan ketat justru datang dari Aditya Anugrah (Yamalube Mandiri Bien WHK35 FDR NHK). Aditya yang rookies itu bahkan sempat overtake Amin berebut pertama. Aditya pakai Jupie 5TP, coba manfaatkan keunggulan saat start. Sayangnya, teror mental Amin-Sulung bikin Aditya melakukan kesalahan sendiri.  

Perlawanan lain datang dari Ahwin Sanjaya (Sidrap Honda Nissin Trijaya). Lewat teknik blocking oleh Dicky dan Ahwin, akhirnya bisa diambil alih, walau Ahwin tak kendur-kendurnya masuk ke posisi tiga. Pada akhirnya, jadilah posisi 1-2-3-4, Amin-Sulung-Dicky-Willy yang semuanya dari Yamaha Bahtera.  “Seru, empat pembalap dari tim yang sama mengepung aku sendiri. Tunggu seri berikutnya,” komentar Ahwin yang memacu Blade 125FI korekan Hariz Shakti Wibowo alias Mlethiz.

Secara teknis, ini juga semacam duel  Z1 Jepang Vs Z1 rasa lokal. “Z1 Jepang yang dibawa Sulung dan Dicky. Perangkat injeksinya masih asli Jepang. Tapi kalau yang dibawa Amin dan Willy spek baru dengan ECU aRacer dan TB SYS. Horse power ke-4 nya juga beda tipis. Cuma yang lokal memang spek baru dari porting hingga mappin,” ungkap GDT yang menegaskan untuk velocity Z1 lokal custom by GDT sendiri. Bahan dan dimensinya memang beda. Mantap! Ardel  

BACA JUGA

Hasil MotoPrix Serang, Banten 14 – 15 Mei 2016

FDR-NHK MotoPrix 2016 Serang Seri 2; Honda Sonic 150R Si Boy Mengamuk Di MP1, Tragedi Kabel Bodi

FDR-NHK MotoPrix Serang 2016 Seri 2: MP1 (Bebek 150 Cc TU Seeded), Fine Tuning ECU

FDR-NHK MotoPrix 2016 Serang (Seri 2): QTT MP2 Ditiup Throttle Body SYS

FDR-NHK MotoPrix 2016 Serang (Seri 2), ECU BRT (Juken 3) VS aRacer (RC1 Gold)

  

BAGIKAN