nhk

FDR NHK MotoPrix 2016 Solo Kualifikasi, 4 Sonic 150 R Vs 3 MX King!

MotoPrix Solo 2016

 

ManiakMotor – Tiga MX King wakil Yamaha berhadapan dengan empat Sonic 150 R jadi wakil Honda di MotoPrix Jawa. Begitu terbaca dari hasil kualifikasi kelas MP1 (Bebek 150 TU Seeded) di Sirkuit GOR Manahan, Solo, Jateng (22/10).  MP di Solo ini merupakan seri enam region 2 atau Jawa.

Yamaha MX King Balap, Yamaha MX King Road Race
MX King Syahrul (Bahtera)

Syahrul Amin, Wilman Hammer, dan Sulung Giwa yang menggunakan MX King milik Yamaha Yamalube NHK Nissin NGK Bahtera RT. Sedang Sonic 150R dikebut  Ahwin Sanjaya-Anggi Permana (Sidrap MPM Honda Nissin Trijaya), Boy Arby F (Honda Kawahara FDR KYT NGK), dan Adly M. Taufik (GCRT).

Fokus pertarungan memang perebutan point menuju gelar juara umum. Itu tanpa mengabaikan ramainya MP Solo. Misalnya Ahwin yang pole position, justru tidak dalam bursa meraih gelar itu. Ya, hasil Subang kemarin point pertama bagi Ahwin alias seri-ser sebelumnya gagal maning, “Point baru 25, pimpinan klasemen sudah 63. Meski peluang kecil, tapi berusaha fokusi,” bilang Ahwin yang asli Makassar, Sulsel itu.

Honda Sonic Boy Arby
Honda Sonic Boy Arby

Klasemen saat ini ada pada Boy Arbi (63 point), Dicky Ersa (48 point), Sulung Giwa (47 point) dan Anggi Permana (40 point). Kekuatan Yamaha ada pada Dicky dan Sulung.

Syahrul dan Willy yang awalnya jadi ‘kartu AS’ justru seri-seri sebelumnya gatot alias gagal total, ”Hasil kualifikasi kali ini ada kans. Semoga tak ada kendala teknis lagi,” harap Willy yang kelihatannya punya startegi memberi kesempatan pada Dicky yang malah start dari grid 15, ”Dua seri terakhir ini motor ada kendala pada rasio,” ujar Dicky. Nah lo!

Honda Sonic 150 Balap, Honda Sonic 150 Road Race
Honda Sonic 150 Ahwin

Mereka akan bertarung pada panjang sirkuit  1100 meter dengan layout 9  tikungan.  “Ada 4 tikungan putar balik dan dua tikungan parabolik. Set up lebih fokus pada final gir,” ujar Mlethiz, mekanik Honda Sidrap yang diangguki Widya Krida Laksana alias Gendut kliker Bahtera.

Memang omongannya hanya setel final gir. Tapi dari gigi inilah akan merembet pada semua-muanya. Kalau mesin pakai karburator, spuyer yang berhubungan langsung. Karena sudah zaman injeksi, pemetaan ECU yang rata-rata pakai aRacer yang selalu menyesuaikan. Disetel sampai pas dengan final gir.

Dibenarkan oleh Suhartanto alias Kupret mekanik yang pegang Sonic 150 R adly M. Taufik. Bedanya, “Selain final gir juga ubah rasio gigi 2 dibuat lebih ringan,” sahut Kupret. “Pokoknya setelan motor jangan sampai gara-gara gir yang kurang pas bisa drop di bawah 5000. Makanya saya minta gigi rendah lebih kuat,” ujar Anggi  yang keluhkan kondisi aspal yang bumpy.

Walah! Ardel

BACA JUGA

Hasil MotoPrix Solo, Jateng 22 – 23 Oktober 2016