nhk

FDR-NHK MotoPrix 2016 Solo (Seri 6): M. Adenanta Bisa Seperti Marc Marquez, Umur Baru 12 Tahun, Asalkan …..!!

Road race, Motoprix, tokoh, Adenanta, Jatim, 12 tahun, solo, manahan

 

ManiakMotor – Sebenernya, Indonesia bisa punya pembalap motogp sekelas Marc Marquez. Ketinggian kali, ya. Ato paling tidak seperti Brad Binder asal Afrika Selatan yang juara dunia Moto3 2016. Potensi ke arah itu sangat mungkin lantaran punya stok pembalap muda potensial berusia di bawah 16 tahun. Salah satunya, M. Adenanta yang usianya malah baru 12 tahun, coy!

Pembalap asal Jatim dari tim Honda Simple Concept Ole B-Pazz KYT ketika berlaga di FDR NHK MotoPrix seri 6 di Manahan, Solo (22-23/10) sukses podium pertama di kelas MP 5 atau bebek 150 cc standart pemula B (maksimal 16 tahun). Bayangkan, anak segitu sudah hebat genjot Honda Sonic 150R, underbone 150 cc. Jangan-jangan kedua kaki belum napak ke aspal. He…he!

Road race, motoprix, solo, manahan, adenanta, jatim
Dari kiri-kanan; Noel, Nanta dan Robby, siap untuk formasi 2017

Nah, kalo pembinaannya lancar dan sesuai jalurnya, bukan tidak mungkin Adenanta bisa berkiprah di kelas capung (moto3) motogp. Anak kici ini membuktikan talentanya di trek basah alias wet race.  “Dia memang  hebat di trek basah. Keluar-masuk tikungan  berani dan halus sekali dalam buka-tutup gas. Trus, jarang sliding, “timpal Robby Yuda Kurniawan sebagai manajer tim yang juga turun langsung sehar-hari melatih M Adenanta di lintasan Sumber Alam, Purworejo.

Diakui Robby, skill Adenanta terus meningkat.  “Utamanya, pembacaan layout sirkuit membuat racing line yang efektif.  Alhasil, dari awal start hingga finish posisi Nanta tak tergeserkan,”ungkap Robby yang diangguki Samuel Adi Kusumo selaku pemilik tim.

Sudah begitu, penampilan Nanta didukung performa Sonic 150R garapan Mufliyanto alias

Road race, motoprix, solo, manahan, knalpot, sonic
Anto Fast tech, riset knalpot naik 1HP

Anto Fast Tech. Juga ban FDR MP 76 yang punya daya cengkeram bagus di lintasahn basah. Tapi, ada riset yang lebih special. ”Spek mesin cenderung standar dengan andalakn ECU aRacer. Di seri ini kita riset knalpot B-Pazz, karakaternya cenderung kuat di putaran atas. Spesifikasinya antara lain diameter leher 30 mm, diameter sarangan silenser 50 mm dan diameter tabung silencer 86 mm,”sebut Anto seraya tegaskan hasil dyno ada kenaikan tenaga 1 HP yakni jadi 22,8 HP.

Mantap! Oh ya,Infonya, M. Adenanta siap dipertahankan untuk formasi tim 2017. “Ada rumor akan pindah tim, tapi kita siap pertahankan untuk formasi MP 5 dan MP 6,”tegas Noel-sapaan akrab pemilk tim yang juga kondang di drag bike. Oke deh! Ardel

BAGIKAN