nhk

FDR NHK MotoPrix 2016 Subang (Jabar): MX King Vs Sonic 150, Merit Mundur! Waduh Ada Apa Ya!

Road Race, MotoPrix, Subang, Sentul, Boy Arbi, Merit

ManiakMotor – Soal uang bisa bikin semua urusan berantakan deh. Mau pertemanan keq, percintaan, usaha, karir, dan sebagainya. Bahkan, masalah fulus ini bisa melahirkan keputusan mengejutkan. Ini contohnya di event FDR-NHK MotoPrix Region 2 putaran ke-2. Pada lomba garapan KAC (Karawang Automotive Club) di bawah komando Herdiansyah Risc yang digelar di sirkuit Gerry Mang, Subang, Jabar (15-16/10), Waskito Ngubaini alias Merit mundur alias tidak menurunkan senjatanya Suzuki FU 150 (injeksi) alias Satria Fi.

Padahal, pada event tersebut, sejatinya akan beradu MX King vs Sonic 150 vs FU 150 (injeksi) di kelas bergengsi MP1 (150 cc seeded). Tapi, belakangan diketahui  Merit sebagai juru korek mewakili FU (injeksi) menyatakan mundur. Infonya, hal itu terkait dengan nilai kontrak yang ‘hanya’ cair 60 Juta.

Road race, Motoprix, Indoprix, ARRC, Snetul, Subang, Cimahi,
Merit sama Suzuki FU 150 injeksi mundur

”Gimana saya mau balap lagi, hanya dapat Rp. 60 juta. Padahal 3 seri Motorprix sebelumnya (Malang, Banten dan Jogja) dengan uang pribadi saya dan itu keluar sekitar 60 juta-an, termasuk riset sebelumnya,” tegas Merit MRT seperti dilansir www.ototrend.com. So, fokus tarung ketat tinggal MX King Vs Sonic 150.

Sekalipun tinggal dua merek, persaingan tetap panas lantaran diwarnai bumbu point klasemen yang ketat. Yup, hanya terpaut 6 point saja. Boy Arby (Honda Kawahara) yang memimpin klesemen kuimpulkan 50 point, sedangkan Dicky Ersa (Yamaha Bahtera) 44 point.  Di belakang mereka menempel  Sulung Giwa (Yamaha Bahtera) 38 point, Tommy Salim (Yamaha Putra Anugrah) 36 point dan Wahyu Widodo (Honda Kawahara) 33 point.

Road race, Motoprix, subang, cimahi, boy arbi
Boy Arbi, pimpin klasemen tak bisa tampil santai

Lebih hidup lagi, lantaran masih ada  Syahrul Amin dan Willy Hammer, dua rider yang bernaung dengan tim yang sama dengan Dicky Ersa dan Sulung Giw. Keduanya,  bisa jadi ancaman bagi Boy Arbi. Sayangnya, hingga tiga seri lewat, keduanya belum bisa optimal.

Mari kita tunggu saja,”Jangan sampai lewatkan. Pasti seru! MX King dan Sonic belum punya data setting di sirkuit ini. Juga dengan spek bahan bakar yang beda dengan sebelumnya,”tegas Herdi. Nah, racikan seputar kurva pengapian, rasio meski disesuaikan dengan karakter Gerry Mang yang naik turun. Oke deh! Ardel     

BAGIKAN