nhk

FDR-NHK MotoPrix 2016 Wonosari (Seri 3): MP1 Hanya 10 pembalap Finish, Mekanik Kesulitan Part Racing

ManiakMotor- Wowww! Dari 24 starter yang mengisi grid di MP 1 atau bebek 150 cc seeded, hanya 10 pembalap yang menyentuh garis finsh. Selebihnya DNF alias kandas. Ada apa gerangan? Mungkinkah pertanda gagap injeksi atau kondisi cuaca dan lintasan yang tak ‘bersahabat’? Ya gagap juga.

Balapan  FDR-NHK MotoPrix  Seri 3 (17/7) jadi tantangan buat para mekanik pada era teknologi injeksi. Waskito Ngubaini alias Merit sebelum sesi kualifikasi  menyebut  ketersedian part racing jadi kendala utama riset Suzuki Satria F150 yang injeksi. Soal piston misalnya, “Butuh segera piston forging diameter 62,5 mm. Ini masih standar 62 mm.  Pakai piston FU tidak bisa karena beda ukuran pin. Jadi, ya seadanya dulu saja,” terang Merit yang menggunakan klep standar. Juga termasuk camshaft mentahan. 

Maksudnya dengan barang yang bukan kompetisi, mesin pun tak boleh ‘dicekek’. Bila dipaksa ya risikoknya meleduk. Macam yang 24 yang ikut lomba, 14 lainnya nggak finish. Soal merek apa saja yang nggak kuat mesinnya lihat saja di RESULT. Macam  dua rider andalan Merit si Agus Setyawan dan Yoga Adi Pratama memang gagal lolos kualifikasi. Itu tadi mesin nggak bisa dipaksa kencang. Bahkan, ini kali kedua bagi Yoga tersingkir sebelum bertarung. Hehe..

Berbeda dengan pengakuan Hawadis. Si Om – panggilan akrabmekanik asal Madura itu mengakui bahwa doi masih meraba injeksi. Ah massa? ”Injeksi pasar senggol. Terakhir main di pasar senggol 2010, jujur ini settingan kurang pas. Terlalu kering dengan set up AFR di 12,8-12,9, mestinya 12,4-12,5,” kata Si Om yang dua MX King yang dibawa M. Zacky dan Imam Micko juga gagal finish.

Padahal namanya injeksi dengan ECU yang fitur-fiturnya yang lengkap, harusnya lebih presisi. Kan sudah elektronik yang bisa diintip dari komputer out-putnya. Dasar pertimbangannya antara lain karakter lintasan, cuaca. “Jadi karakter sirkuit kali ini butuh tenaga  bawah dan atas yang kuat. Di sisi lain, daya tahannya pun harus kuat bermain 25 lap. Pembalap juga meski pandai memainkan ritme lap by lap,” ujar Widya Krida Laksana, mekanik Yamaha Yamalube NHK  Nissin NGK Bahtera RT yang mengandalkan ECU aRacer yang kaya akan fitur canggihnya.

Faktanya, mekanik berbadan subur itu sukses antarkan Sulung Giwa dan Dicky Ersa di podium pertama dan kedua. Bahkan, Sulung mampu unggul jauh. “Layout sirkuitnya memang ‘menyiksa’ mesin. Habis power puncak straight panjang, langsung putar balik dan memaksa gigi rendah. Ini jadi salah satu pemicunya mesin pada rontok,” komentar Sulung piawai bila brtarung di karakter lintasan macam di sirkuit Lanud Gading, Wonosari, Jogya(17/7) kali ini.

Boleh jadi, tipikal trek kali ini jadi penyebab menyerahnya Awhin Sanjaya  (Sidrap MPM Honda Nissin Trijaya). Sonic 150R korekan Haris Shakti Wibowo alias Mlethiz itu mendadak mati. “Padahal, ada kans melawan Sulung diperebutan posis pertama. Performa motor oke dan sukses pole potition,” kesal Awhin.   

Lebih dramatis yang dialami Boy Arbi (Honda). Boy yang sukses mendulang point penuh di dua seri sebelumnya, justru gigit jari kedua kali. Ya, di kualifikasi MP2, pembalap asal Riau itu tak lolos. MP1 yang ada kans, justru gagal di luar teknis mesin dan injeksi. Usut punya usut, lantaran rantai-nya putus.

Pakai rantai merek apaan tuh! Ardel 

 

BACA JUGA 

Hasil MotoPrix Lanud Gading, Jogja, 16 – 17 Juli 2016

FDR-NHK MotoPrix 2016 Wonosari; QTT Seeded ‘Banyak Korban’, Sonic 150R Tercepat, MX King Menempel, Satria F150 Out!

FDR-NHK MotoPrix 2016 Wonosari (Seri 3), Yamaha Vs Honda, Menggoyang Dominasi, Awasss!!! 

FDR-NHK MotoPrix 2016: Yamaha Putra Anugrah (YPA), Ancaman Duet Faerozi-Aldy Satya (MP5) 

FDR-NHK MotoPrix 2016; Kiprah FDR, Kuasai MP 1 Semua Region, Ini Rahasianya!

 

 

BAGIKAN