nhk

FDR NHK SSS MotoRPrix 2017 Purwokerto: Kualifikasi (MP1) MX-King Punya, Time Rapat!

MP PWK 2017
Willy Hammer (500)

ManiakMotor-Mantap! Ada 34 peserta di kualifikasi Bebek TU 4T 150 Seeded (MP 1) catatan waktunya rapat merayap. Sirkuit GOR Purwokerto, Jateng yang mengadakan FDR NHK SSS MotoPrix ronde 1 region 1, hanya boleh 24 grid.

Gir SSS kan yang digunakan

“Berarti 16 pembalap yang tak lolos kualifikasi. Sampai urutan 24 itu selisihnnya cuma 0.7 detik. Tanda motor rata. Siap-siap disuguhkan pertarungan yang panas di race day Minggu,” kompak Orin Sugawa dan Arifin Subhan dari BIO Racing promotor event tersebut dari jalannya kualifikasi Sabtu 8 April 2017.

Tercepat QTT Willy Hammer (Yamaha NHK Bahtera Racing aRacer) yang mencetak best time 42.059 detik. Atas hasil itu, Willy yang menggunakan MX King yang dikorek Widya Krida Laksana berhak disebut pole potition. Grid ke-24 sendiri ditempati Doohan Akbaruzaman (Yamaha Putra Anugrah) dengan catatan 42.839 detik.

Dari 16 ‘korban’ keganasan sesi kualifikasi ini ada beberapa rider senior syarat pengalaman seperti Florianus Roy, M. Nurgiantoro, I Gede Arya dan sebagainya. Bahkan beberapa rider yang diprediksi mampu memberi perlawanan pun takluk seperti Sulung Giwa (Yamaha Bahtera) atau Tommy Salim (Yamaha Putra Anugrah). “Kemarin belum sempat latihan, ini mesin baru juga. Persiapan masih kurang maksimal,” komentar Salim yang masih sodara dari Gerry Salim tersebut.

MX King Willy memang telah diatur gir yang tepat. Motor bisa berlari efisien pada sudut-sudut sirkuit. Kalau soal mesin di antara peserta sih sudah merata kisaran 30dk-an baik MX King maupun Sonic 150R. Soal setting gir itu pula diakui oleh Rafid Topan Sucipto (Yamaha Syafina) yang hanya ke-16 di MP1, “Motor liar, nafas motor juga kurang panjang, masih salah gir,” ujar Topan yang memakai gir dan rantai SSS yang mensponsori event ini. Maksudnya kombinasi final girnya 13/49. Oleh Anton, asiten GDT idealnya Topan pakai lebih berat misalnya 14/50 seperti milik Willy.

Willy bakal dapat gempuran pasukan Honda yang mendominasi di 10 grid terdepan. “Ada improve sistem kelistrikan untuk injeksinya. Otomatis menaikkan pressure ke injector. Jadi pengabutan lebih sempurna,” beber Muflihanto alias Anto Fast Tech, mekanik yang pegang Sonic Sigit PD (Astra Motor Racing Team) Yogya seraya bilang kombinasi gir yang dipakai Sigit 14/45. Ardel

BACA JUGA

Hasil MotoPrix Purwokerto, Jateng 8-9 April 2017

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353