nhk

FDR NHK SSS MotorPrix 2017 (Surabaya): Rahasia MX-King Arianto Juara 2 Seri MP1!

mp sby 2017 MP1
Arianto. Menang basah kering

 

ManiakMotor – Sirkuit peak power, putaran mesin setingginya saat mentok sudah saatnya pengereman. Setelan ini tanpa penyiksa motor alias dicekek pada AFR atau air flow ratio dari mapping ECU aRacer. Intinya motor harus masih bertenaga sampai ujung lintasan samapai  waktunya gas ditutup, ya abis itu belok ke tikungan.

Soal peak power ini yang diceritakan Leon Chandra dari Racetech. Mekanik ini yang mengerjakan mekanikal sekaligus elektronik MX-King Arianto Yamaha Cicile RRS Powerred Racing Team (Surabaya). Arianto juara MP1 (Bebek 150 Seeded TU) di ronde 3 dan 7 FDR NHK SSS MotoPrix Region Jawa pada 17 – 19 November 2017 di sirkuit Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur.

Pasukannya Arianto. Tuh ada Leon

Leon hanya membuka sikit-sikit ramuannya. Walau dia nggak bilang, pasti kompresinya lebih rendah untuk mengejar peak-nya. Tapi dia mencontohkan untuk peak power butuh flow rate injector 160 cc dalam real time ke ruang bakar. “AFR-nya 12.6:1 sesuai permintaan setingan ketika latihan sampai kualifikasi. Namun angka ini selalu dicek setiap masuk paddock,” kata Leon yang datang ke SBY atas nama Racetech yang bermarkas di Daan Mogot, Jakarta Barat tersebut.

Itu dengan kepala silinder CFM (Cubic Feet per Menit) head 95 yang enak jadi dapur tungku  ruang silinder. Soal CFM ini, ada hubungan dengan porting masuk dan buang yang tidak diceritakan Leon ukuran-ukurannya. Tapi dengan CFM 95 sudah ketahuan keahlian mekanik meramunya. Dengan ukuran segitu juga, butuh bahan klep yang ringan, namun kuat. Pegas klep juga jaminan tak berubah tekanannya sampai peak power tadi.

Arianto menang dalam dua kondisi. Saat hujan pada ronde 3 pada Jumat (18/11) dia jauh di depan. Motornya kelihatannya enak dibawanya. Nggak menyiksa skill Arianto karena pas gripnya. “Kan MX-King ini spek Asia yang sebenarnya kalau disetarakan sama dengan aturan MP3. Jadinya mudah dikontrol tenaganya saat nggak normal seperti hujan,” tambah Leon.

Saat race ronde 7 yang berlangsung Minggu 19 November 2017, lagi-lagi juara dalam kondisi kering. Malah kelihatannya setingan MX-King enak pada mesin dan bodinya. Arianto dengan tenang menjaga iramanya. Dia sanggup karena menang peak tadi. Ardel

BACA JUGA

Hasil FDR SSS NHK MotoPrix Surabaya 17 – 19 November 2017

BAGIKAN