nhk

FDR NHK SSS MotorPrix 2017 Tasikmalaya: FDR MP76 Optimal, Wawan Kasih Kado Spesial!  

Wawan, MP2 Seri 4, Tasaikmalaya
Insert: Podium MP2

ManiakMotor – Kelas  MP2 (125 cc) berlangsung wet race alias trek basah. Wawan Hermawan (Astra Racing Team Yogya) mengandalkan ban FDR MP76 sebagai pilihan yang tepat. Ini ban paling ampuh di Indonesia dalam kondisi hujan. Rider bernomor start 19 itu podium pertama pada FDR NHK SSS MotorPrix (Seri 4) di  Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jabar (30/7).

Wawan start dari grid 10. Didukung FDR MP76  percaya dirinya tinggi. Maka konsisten dengan racing line yang sama, karena grip ban tersedia. Lap-lap awal, ia sudah langsung menyodok ke barisan depan. Dan kemenangan ini sebagai kado special buat Slamet Suroto, manajer tim yang berulang tahun sebelumnya.

Selain didukung ban FDR MP76, trek Bukit Peuser sudah seperti rumah sendiri. Di sinilah, Wawan dengan WH19 Racing School menempa pembalap. Malah saat dirinya bertarung disaksikan anak didiknya, tentu memotivasi dirinya.  “Untuk mesin tak ada perubahan yang signifikan, hanya penyempurnaan. Coba optimalkan setting sesuai dengan karakter sirkuit, utamanya suspensi,”bilang Wawan.

Performa FDR MP76 dilengkapi dengan teknologi A-quo D tak perlu diragukan lagi. Kondisi basah pun  memberikan daya cengkram maksimal. “Ditambah dengan teknologi DC Tech yang menggabungkan dua material kompon sehingga menghasilkan ban yang memberikan kestabilan dan daya cengkram,” terang Totok Haryanto, dari FDR yang setia hadir di gelaran balap tanaha air.

Keunggulan teknologi ban itu juga memberi podium  buat M. Faerozi (MP4) dan Herjun AF (MP6). Tiga podium MP2 kali ini memang ada kejutan dan jadi milik ‘kuda hitam’. Podium kedua ada Yoga Adi (Minang Kabau Bethar CLD IRC NHK) yang start dari urutan ke-4, sedangkan podium ketiga ada Adly M. Taufik (Honda RC3 Techno Asia Motor IRC) yang start dari urutan ke-12.

Trek basah  memang tak ideal, dari 24 starter, hanya 14 pembalap yang finish. “Dengan kondisi lintasan begini, memang nggak terlalu maksa dan berbuntut gagal finish. Terpenting finish dan dapat point,”komentar Dicky Ersa (Yamaha Bahtera) pemimpin klasemen.   Ardel

BACA JUGA

http://maniakmotor.com/hasil-motoprix-fdr-nhk-sss-bukit-peusar-tasikmalaya-jabar-29-30-juli-2017/

BAGIKAN