nhk

FDR NHK SSS MotorPrix 2017 Tasikmalaya: MX-King Amin Jadi Raja, Asapi Sonic 150R!

MP tasik 2017-1bx
Syahrul Amin

ManiakMotor – Analisa teknik kemarin dan boleh diklik di sini, hanya dalam situasi kualifikasi. Berbeda dengan balapan sesungguhnya, tekniks mesin bisa saja keriting. Sebabnya, perubahan cuaca antara panas dan basah di sirkuit Bukit Peusar, Tasik, Jabar pada Ahad 30 Juli 2017 saat final MP1 (150 cc).

Podium MP1

Data-data dari hasil latihan bebas sampai kualifikasi kemarin, dalam keadaan begitu bisa saja usang. Yang ada jiwa judi, bisa berhasil, bisa juga tidak judinya. Namanya juga judi bro. Pemiliahn tipe ban bisa tepat, boleh juga meleset. Itu yang dilakukan Syahrul Amin (Yamaha NHK Bahtera RT) dan kebetulan pas dengan kondisi Bukit Peusar saat race Bebek 4T TU 150 Seeded.

“Awalnya mantap dengan pilihan tipe ban intermediate. Tapi lima menit jelang race, terjadi perubahan cuaca lagi antara panas, tapi masih ada beberapa bagian trek basah. Diputuskan untuk kawinkan tipe ban slick (sirkuit permanen) dan semi slick (semi permanen),” beber Syahrul saat menentukan kartu pegangaannya, eh maksudnya ban.

Amin sekaligus membuktikan prediksi portal ini sebelumnya di sini.  Padahal, power MX-King yang dikebut Syahrul nggak terlalu besar dibanding yang setim dengannya bisa 32 HP, milik Syahrul 30 HP. “Sebelum berangkat pun masih belum optimal. Tapi Amin cerdas kasih input macam set up suspensi.  Makanya, dia tahu betul kemampuan motor. Dan tertolong kondisi lintasan, kan dalam situasi kurang normal, justru tenaga yang lebih kecil diuntungkan,” beber Dedy Fermadi, selaku mentor pada tim Bahtera.

Maksudnya dengan tenaga dan ban yang digunakan, grip pada aspal lebih banyak ketimbang lawan. Setiap tarik gas, tenaga yang datang masih ditoleransi oleh ban dan aspal. “Start dari posisi ke-5, dari awal lap memang nggak terlalu push. Coba sabar dan baca ritme lawan,” ujar Amin penuh ekspresi atas podiumnya kali ini.

Toh pertarungan kelas puncak ini memang penuh drama ketegangan. Duel Fitriansyah Kete (Sidrap Honda Trijaya) dan Rafid Topan (Yamaha Syafina RT) langsung mendebarkan jatung ribuan pasang mata yang hadir langsung di sirkuit PON Jabar tahun lalu itu. Topan yang sukses mendulang emas di PON lalu optimis bisa kuasai pertandingan. Topan yang memimpin diawal lap, bisa diovertake Kete dilap ke-3. Tapi,Topan tetap menekan dan sukses bikin Kete melebar. Di belakang Topan dan Kete ada Boy Arbi (Honda Kawahara aRacer).

Pertarungan makin sengit setelah Richard Taroreh (Yamaha Yamalube Jasti Putra NHK FDR 549 Kaboci) jatuh. Padahal, rider asal Papua itu sempat merengsek ke barisan depan. Eh, berikutnya giliran Rafid Topan dan Anggi Permana, rekan satu tim Kete yang out. Sejak itu, Amin mendikte permainan hingga finish. Duel Boy Arbi Vs Dicky Ersa, team mate Amin diperebutan posisi ke-2 jadi fokus totonan. Sstt..dengan hasil ini, MX King sukses sikat Sonic 150R. Ya, 2-1 untuk MX King ditiga podium. Ardel

BACA JUGA

Hasil MotoPrix FDR NHK SSS Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jabar 29 – 30 Juli 2017

BAGIKAN