nhk

FDR NHK SSS MotorPrix 2017 Wonosari: Kualifikasi Sabtu Ditiadakan, Awass Minim Data!

MP Jogja 2017

ManiakMotor – Ngeyel safety alias keselamatan, sesi kualifikasi pada FDR NHK SSS MotorPrix (seri 6) di Sirkuit Lanud Gading, Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta (23/9) ditiadakan.

Waduh! ”Bukan ditiadakan tapi dijadwal ulang. Kualifikasi semua kelas diadakan besok Minggu mulai jam 8 pagi bersamaan dengan warming up. Itu lantaran sarana pengaman trek yakni ban dan sekam jumlahnya tidak memadai. Harus ditambah. Untuk layout dipastikan sama,” bilang Nugroho Wijayanto selaku pimpinan lomba pada event yang digarap oleh Venture Sport Club (VSC) itu.

Bima (tengah)

Jadi ‘tantangan’ bagi mekanik, ”Setupnya harus fix sejak kualifikasi. Jangan sampai ada trouble yang minta perubahan besar, jeda waktunya singkat menuju race,” komentar Achos Lalang, chief mechanic Yamaha 549 Kaboci yang MX King-nya tercepat di sesi latihan bebas.

“Ini kritik buat penyelenggara. Mekanik tuh persiapan mati-matian jauh-jauh hari dan bahkan berbulan-bulan, lah kok balapnya seperti nggak niat. Besok langsung main, jadi susah cari data. Barometer road race kok kaya gini ya,” sungut Bima Aditya, kliker yang tangani pacuan Oryza Batik Hotel Ternate.

Bagi Bima di era injeksi ini data setup itu ngaruhnya bisa samapai 30%. Hasil latihan tadi belum dapat data yang memadai, padahal besok langsung kualifikasi,” tambah Bima yang MX King-nya mencetak 45.138 detik. Best time segitu menempati posisi ke-5 dari 34 starter yang ambil bagian di MP1 (150 cc). Tapi itu bukan jaminan untuk lolos kualifikasi yang hanya tersedia 24 grid. Nah lo!

“Ada 10 starter yang harus tersisih dan itu bukan perjuangan yang gampang. Akurasi data dan kesiapan mental jadi pertaruhan,” ujar Subhan Al Ghazali,pemilik tim Yamaha 549 Kaboci. “Ya, memang kurang pembatas dan ban aja di tiap tikungan. Kalo dibilang terlalu bahaya nggak juga, tapi kurang safety aja. Pada beberapa tikungan seperti R1,2,3,5 dan R terakhir sebelum briefing siang memang kurang tumpukan ban. Habis briefing udah ada perubahan, tapi pada akhirnya tetap dinilai kurang,” komentar Adi AW, rider senior yang juga jagon tuan rumah di kelas 2T 100cc TU (underbone).

Yuk mari…! Ardel

BAGIKAN