nhk

FDR NHK SSS MotorPrix  Purwokerto 2017: MX King Bahtera Tanpa Lawan, ECU aRacer Konstan!

motoprix, MP1, Purwokerto

ManiakMotor – Willy Hammer (Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin DID NGK Bahtera RT) kampiun di kelas para raja MP 1 (underbone 150 cc seeded). Disebut raja, karena 24 petarung dari 27 yang mencetak waktu 42 detikan berlaga di sirkuit GIR Satria, Purwokerto, Jateng (9/4) memang ‘raja’.

Begitu start, Willy yang dari pole position langsung bersaing ketat sama Sigit PD di dua lap pertama. Sempat posisinya diambil Sigit, tapi dibalas kembali  di last corner dengan cara ‘cerdik’. Sejak itu Willy tak terkejar, bahkan mampu  memperjauh jarak. “Kuncinya, konstan. Itu bisa dari setting ECU dan rider jaga ritme mesin,”buka Widya Krida Laksana alias GDT mekanik yang tangani MX King Willy Hammer.

Para juara MP1

Setting ECU yang dimaksud dari angka AFR (Air Fuel Ratio). “AFR nya disetting di 11,6:1 dari sebelumnya 11,8 :1 dibuat lebih basah biar awet,”buka GDT yang memasang kombinasi final gir 14/50 untuk Willy. Pastinya, settingan tadi sesuaikan dengan karakter sirkuit dan cuaca.

Nah, soal performa mesin tetap konstan itu jadi salah satu keunggulan ECU aRcer yang dipakai MX King bernomor start 500. ”Salah satu kelebihan ECU aRcer, punya data logging. Mapping ECUnya lebih detail. Bisa cek semua detail lewat ECU. BIla ada kesalahan pada komponen mesin bisa langsung diantisipasi,” sebut Freddy Gautama dari Ultraspeed Racing, distributor ECU aRacer di Indonesia.

Ups! Ternyata Sonic 150R yang dipacu Boy Arbi (Honda Kawahara) dan Fitriansya Kete (Honda Trijaya) ternyata juga pakai ECU aRcer. Ya, itu juga bicara daya tahan mesin pada 25 lap pertarungan final MP1 di seri pertama FDR NHK MotorPrix (Jawa). Mantap! Ardel   

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353