nhk

FDR NHK SSS MotorPrix Subang 2017 (Seri 2): Richard Taroreh Membalas, Managemen Ban FDR75

MP2 Subang 2017

ManiakMotor – Subhan Al Ghazali tak bisa menahan rasa harunya. Terlihat matanya berkaca-kaca yang bukan sedih, tapi saking gembira. Pembalapnya bernama Richard Taroreh podium pertama di final MP2 (Underbone 125 cc seeded) FDR NHK SSS MotoPrix Region Jawa. Event ini berlangsung di sirkuit Gery Mang Subang, Jabar pada Ahad 30 April 2017.

MotoPrix Subang 2017
Podium MP2

Richard yang berlaga atas Yamaha Yamalube Jasti Putra NHK FDR 549 Kabochi seperti membalas kegagalan seri 1 Purwokerto, Jateng lalu. Kala itu Richard yang sudah memimpin di awal lap, tapi saat harus gigit jari dengan strategi pasukan Yamaha Bahtera dan Syafina. “Kali ini saya bisa mengatasi mereka,” sebut Taroreh dengan sedikit logat Manado, karena dia punya orang berasal dari Kawanua.

Di seri 2 Subang ini, strategi Taroreh lebih memanajemen ban, walau terlihat lepas start langsung tancap gas. Di langsung di depan masuk tikungan pertama. “Ujiannya konsisten pada jalur dan ketahanan ban. Tipikal trek sangat menggerus ban, stamina juga terkuras dengan cuaca panas,” ujar pemilik no start 199.

Sokbreker Traxx-D
Suspensi dan ban

Beruntung Richard dikawal ban FDR tipe MP75 yang memang slick. Itu ban memang punya kelebihan pada tipikal sirkuit permanen. “Ini pertarungan ban, makanya aku jaga tempo tidak terlalu di push,” sambung rider yang low profile dengan julukan ‘Si Anak Hilang’ itu.

Overall, disaksikan 3000 an penonton yang hadir langsung di sirkuit Gerry Mang. Duel Richard dengan Dicky Ersa (Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin DID NGK Bahtera RT) di 8 lap terakhir sangat menghibur. Pertarungan rapat keduanya bikin jantung berdetak. Dicky bahkan mampu ambil alih Richard dua kali. Tapi Richard tak membiarkan lama, berani tekan dan ambil alih lagi. Alhasil, Richard lepas, tiga rider Yamaha Bahtera-Syafina di belakangnya.

“Semuanya kombinasi. Pembalapnya bisa mengatur ritme ban yang didukung setting suspensi Traxx D. Tak kalah penting optimalkan rasio. Power motor bisa jalan di tiap giginya,” tegas Achos Lalang chief mechanic yang kawal Yamaha Z1 Richard seraya merinci hitungan rasionya 13/33, 16/28, 17/24, 20/24. Eit, jangan lupa tiga podium diborong Yamaha Z1 semua tuh.

Selamat buat bos timnya yang sudah terharu tadi. Ardel

BACA JUGA

Hasil MotoPrix Subang, Jabar 29 – 30 April 2017

BAGIKAN