nhk

FDR NHK SSS RCB MotoPrix Subang 2018: Pemenang MP1 Setelan Torsinya Besar

ManiakMotor – Bisa dideteksi dari reduksinya, layout sirkuit Gery Mang di Subang, Jabar, banyak main torsi. Jumlah giginya seperti MP1 harusnya sampai 6 percepatan, di situ dibikin cukup empat kali pindah gigi. “Jadi kita hanya mencari naiknya torsi di dyno sampai 12,5 Nm dari HP 28,8,” beber Yusuf pada Sonic 150R.

Si Boy

Sonic 150R itu yang juara race MP1 digener Boy Arbi Febri (Kawahara ICE FDR aRacer NGK) pada Minggu 15 April 2018. Boy yang asli Pekanbaru, Riau tersebut menggabungkan dengan hasil QTT. Di babak kualifikasi tersebut, Sonic 150R Boy memang cepat cabut-cabutnya. Torsinya reaktif bangat.

Hebatnya menurut pengakuan Yusuf justru kompresinya turun. Kan logikanya, untuk menaikan torsi pemampatan juga naik. “Kalau dibandingkan tahun lalu memany iya. Dulu di atas 12:1, sekarang cuma 11,8:1. Tapi kan ada solusi lain, misanya bahan bakar dibikin kering,” tambah Yusuf yang diangguki si Boy.

Boy lumayan berjarak dengan posisi kedua ketika finish. Runner up yang juga sama-sama pakai tipe motor sama ditinggal 2 detik atas nama Dicky Ersa. Sebenarnya lawan yang sebanding adalah Fitriansyah Kete. Sayang Kete nggak finish.

Di papdock memang Yusuf dibantu Mosik Priyoonggo akrab disapa Mr. Ong’s. Boleh disebut dia salah pe-mapping yang andal. Katatanya AFR dibikin 14:1-an dengan flow rate 280. Normalnya nih, AFR itu 12.8. Kalau di atas ini, artinya dibikin kering. Ardel

BACA JUGA

Hasil MotoPrix Subang, Jabar 14 – 15 April 2018

BAGIKAN