nhk

Final Yamaha Cup Race (YCR) 2014; Munculnya Pembalap Non Pabrikan, Roookie Of The Year!

 

 

 

ManiakMotor Namanya final adalah pamungkas, ya iyalah. Peserta pasti telah mempersiapkan fisik, strategi dan motor prima dari biasanya, walau namanya pembalap dan tim professional kudu siap setiap waktu. Untuk itu mereka dibayar sponsor.

Seperti di Final Yamaha Cup Race 2014 di Maguwoharjo, Jogja 8 – 9 November 2014. Nongolnya Boy Arbi Feby harusnya jadi pelajaran buat yang dikontrak Yamaha, itu bagi yang dikalahkan Boy, hehe. Boy adalah pembalap non pabrikan berbendera Kawahara Racing Team.

“Dari tim saya dituntut untuk  siap dari biasanya mengahadapi final YCR. Karena saya dan tim bukan  peserta wajib, lantaran perorangan,” jelas Boy yang dari posturnya kering berisi petanda doski rajin olah fisik. Boy memperkuat tim Jakarta. Boy sendiri sebenarnya wong Sumatera, tapi wartawannya lupa nanya dari Sumatera yang mana, hehe. Eh dia dari Riau deh. Yang jelas KIS-nya atas nama  Jabar demi mempertajam ilmu balap di Jawa.

Boy telah memberikan kejutan dengan pole sitter dari hasil superpole YCR2 atau Bebek Tune-Up 110 cc. Sehari sebelumnya saat lintasan basah superpole YCR1 atau Bebek 125 cc TU, Boy juga bikin terkejut lawannya yang wajib ikut final YCR ini. Karena hujan alias kondisi tak normal, kejutan itu dianggap kebetulan.

Tapi dibuktikan Boy saat lintasan kering di superpole YCR2 yang diadakan Minggu pagi, karena Sabtu pada 8 November hujan dan angin melanda sirkuit Maguwo. Itu artinya, performa Boy dan Jupiter kelir kuning yang digarap Achonk itu memang spetatutnya bikin kaget.

“Sekali lagi seperti ini yang diharapkan YCR. Akan selalu muncul bakat-bakat yang memang berlapis di Indonesia. Seperti Boy ini dan timnya, jadi bagian dari pantauan Yamaha,” jelas M Abidin, pentolan MotorSports Yamaha Indonesia dari pinggir sirkuit. 

Saat lomba pun cerita Boy mempersiapkan fisik ada buktinya. Ia tak keteteran di YCR1 yang dijuarainya saat final. Padahal bila diperhatikan caranya mengambil racing line  belum sepresisi lawan-lawannya di papan atas YCR. Boleh dibilang dia masih sering ‘belanja’, masih kerap lupa line yang digunakan di lap yang lalu dan dihadapi di lap berikutnya. Tapi dia punya kemampuan ‘melipat-lipat’ motornya lebih dalam di tikungan sepanjang balapan. Tanda fisiknya memang siap.

Untung saja ada yang namanya Rheza Dhanica dari Yamaha Yamalube TDR KYT FDR Trijaya. Di final CR2, tinggal Rheza yang menggeber Jupiter Z karbu dikorek Haris Shakti Wibowo alias Mlethiz itu yang menghentikan kejutan Boy. Itu tadi, Boy kurang konsisten menjejak jalur balap paling tepat dibanding Reza. Di antara kiprah seeded debutan 2014 ini, Rheza bisa disebut salah satu rider potensial, rookie of the year? Ardel 

BACA JUGA

Hasil Final Yamaha Cup Race (YCR) Maguwoharjo, Jogja, 8 – 9 November 2014

Final Yamaha Cup Race (YCR) 2014 Maguwoharjo: Kuda Hitam Menuju Yamaha Asean!

 

BAGIKAN