nhk

Final YCR 2013; Ban FDR Pemecah Rekor Sentul Kecil, Sebentar Lagi MP96

 

 

ManiakMotor – FDR adalah official tire di Yamaha Cup Race (YCR) 2013. Di final YCR 2013 di Sentul Karting Sircuit (SIC) yang dikenal Sentul Kecil pada 16 dan 17 November 2013, performa kompon ban ini bikin kejutan. Kejutannya dipakai kontestan, hehe. Maksudnya terbukti di YCR1 dan YCR2 bisa melewati catatan resmi Sentul Kecil.  IndoPrix di SIC masih berlari di atas 57 detik koma sekian. Di YCR kemarin sudah di bawah itu, brosist.

Kelas YCR1 itu sama dengan Bebek Tune-Up 125 cc 4-Tak Sedeed dan YCR2 adalah 110 cc-nya. Aturan tekniknya persis dua kelas IndoPrix alias IP1 dan IP2. “Dari data FDR, teknologi suspensi dan  mesin underbone  setiap saat berkembang. Ini harus diimbangi dengan ban. Mas juga tahu arti kualitas ban di balap motor,” sebut Diah Kurniati dari media officer FDR.

Diah bilang, di YCR, mereka mendirikan stand dan perangkat penunjang untuk mendukung peserta, terutama soal ban, iyalah. Setahu dia di QTT YCR1 dan YCR2 terjadi peningkatan pesat. Memang tak lepas dari teknologi motor tadi, tetapi bila ban tak sanggup, tidak akan terjadi catatan fantastis tersebut.

Saat QTT di final YCR, Sabtu, 16 November, Agus Setiawan bisa mencetak 56.697 detik. Pembalap Yamaha Yamalube TDR FDR NHK Yonk Jaya tersebut, di sesi itu menggunakan FDR tipe MP27. Agus  mengaku, bannya sanggup menyalurkan tenaga tanpa ada gejala roda menggeser.

“Karena begitu, yakin saja gas makin dibetot. Makin yakin  MP27 ini saya gunakan lagi di race-1 YCR1, saya masih merasa sama cepat persis QTT. Race-2 saya ganti dengan MP76, karena sirkuit rada basah,” kata Agus sembari menjelaskan komposisi mesin, suspensi dan ban pada Jupiter Z-nya pas di Sentul Kecil. Agus saat race-1 YCR1 masih bisa berlari di bawah 57 detik, namun belum melewati hasil QTT-nya.

Sekadar tahu saja, ada empat tipe FDR yang selalu disediakan di stand FDR setiap kali ada event. Yakni, FDR MP76, MP57, MP27 dan FX75. “Semua tipe kategorinya soft compound. Namun yang membedakan adalah konstruksi dan alur bannya,” jelas Diah lagi..

MP76, tipe untuk kering dan basah, lihat saja kembang bannya lebih banyak dari MP27 atau MP57. Sedang MP57 untuk kering tapi di sirkuit besar karena modelnya rada donat. Tipe MP27 yang model ‘V’ lebih baik untuk kering di sirkuit mini seperti Sentul Kecil yang  dipakai Agus saat QTT. Ada lagi FX75 yang slick, tetapi sirkuit harus benar-benar kering dan terik.

Nah tunggu saja, sebentar lagi atau minggu ini FDR kembali meluncurkan ban khusus tikungan panjang. Konstruksi dinding sampingnya tidak akan goyah walau motor menikung nggak habis-habis dengan kecepatan tinggi. Namanya FDR MP96. Ghalib

BACA JUGA

Hasil YCR 2013 Sentul (Final), Bogor, Jabar, 16 – 17 November 2013

YCR 2013 Sentul (Final); QTT YCR1 Dan 2, Pecahkan Rekor IndoPrix

 

 

 

BAGIKAN