nhk

Final YCR 2013 Sentul; Mayoritas Masih Region Jawa, Hapal Sirkuit Dan Setting Motor

 

 

 

ManiakMotor  – Final Yamaha Cup Race (YCR) 2013 di Sentul Karting Circuit, masih milik Jawa. Bahkan mereka di kelas bergensi YCR1 dan YCR2, punya peningkatan tajam dari hasil binaan YCR. Seperti itu yang bisa dibaca di race-1 dan 2, Miggu, 17 November 2013.

Dimulai dari QTT Sabtu lalu, ada tiga pembalap yang menumbangkan rekor IndoPrix di Sentul Karting Circuit (SIK) yang dipakai untuk final YCR ini. Mereka kembali mengulang hal sama di dua race pada YCR1 dan 2. Khusus YCR1 atau Underbone 125 cc, 1 – 2 disabet pembalap Yamaha Yamalube TDR FDR NHK Yonk Jaya lewat Agus Setiawan dan Richard Taroreh.

Settingan Jupiter Z Agus pakai kompresi yang sebenarnya rendah mengacak 14 tikungan Sentul. Iya, rendah sesuai permintaan Pertamax Plus, bro. Cuma 12:1, tapi bikin rpm-nya melambung. “Ditambah pakai ban FDR MP27 di race-1 YCR1. Ini ban saya sangat suka di Sentul Kecil, rpm bisa dipanteng tinggi, ban tetap dapat grip” jelas Agus. “Saya juga senang main di Sentul Kecil ini, mesin bermain dari menengah atas,” dukung Richard. Pembalap ini asalnya dari region lima atau Sulawesi. Tapi tahun ini dikontrak Yonk Jaya.

Agus dan Richard hanya wakil cerita dominasi pembalap region 2. Tapi, di YCR1 ini sebenarnya ada pembalap Palu (Sulteng) yang bernama Jarden Denden yang boleh mendekati permainan Jawa. Itu di luar I Gede Arya dari Bali yang punya jam terbang tinggi di IndoPrix. Kalau Jarden asli wajah baru dari daerah. “Kita terlambat memahami maunya set-up motor. Di babak latihan saya hanya kelamaan mernghapal sirkuit,” bilang Jarden yang artinya, ia kurang kenal Sentul Kecil.

Jangankan dia, Reza Pahlefi dari Yamaha RPM NHK SSS AHRS Yonk Jaya boleh saja dari Banda Aceh dan mewakili region Sumatera dalam final YCR ini. Reza tergolong pemain senior. Saya sih hapal sirkuit. Tapi mau dikata apa setting mesin kurang presisi, lantaran lupa-lupa ingat. Makanya race-1 piston jebol dan kruk hancur,” alasan Reza.

Rekan satu tim Reza juga hampir sama alasannya. Katanya, ia memang suda pernah bermain di Sentul Kecil, tapi berbda saat dua tahun lalu ia ke sini, “Dulu sirkuitnya bagus, sekarang banyak tambalan di mana-mana. Belum lagi menangkis skill pembalap Jawa, makin repot,” kata Dimas dengan wajah yang sebenarnya berharap dipilih ke Yamaha Asean Race, tapi poin tidak memungkinkan.

M. Abidin, General Manager Service dan Motor Sport  PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) punya pandangan lain. Katanya, semua pembalap YCR yang ikut final ini skillnya seimbang. Bedanya, kebiasaan menyetel motor pada sirkuit permanen yang daerah masih kurang. Karenanya, “Final YCR diadakan di Sentul, ya demi mekanik daerah dan pembalapnya mengenal setting mesin dan suspensi pada namnya rolling speed di sirkuit permanen,” jelas  Abidin. 

Ooo, pantas di kelas pemula pembalap daerah banyak yang bercerita. Maklum di pemula, teknologi mengorek belum jadi kuncian. Motor masih seimbang. Hanya keterampilan pembalapnya yang menentukkan. Medan, Makasar bahkan sampai Papua bisa mengimbangi Jawa. Apalagi yang namanya Syahrul Amin (Makassar), wuih bisa pertama di race-1 YCR4. Ini pembalap Papua dan demi balap lebih banyak main di Sulawesi. Ghalib

BACA JUGA

Hasil YCR 2013 Sentul (Final), Bogor, Jabar, 16 – 17 November 2013

YCR 2013 Sentul (Final); QTT YCR1 Dan 2, Pecahkan Rekor IndoPrix

Final YCR 2013 Sentul; Isu Yamaha R250 Ke Moto3 Dan R15 Yamaha Asean Race

Final YCR 2013 Sentul (Jelang); Puncak Para Jagoan Region Indonesia

 

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353