nhk

Final YCR Tasikmalaya 2019: LSA Untuk Torsi, Sokbreker Kenyamanan Dari Bima Aditya (Yamaha AIRA)

MX-King andalan AIRA dengan sokbreker Traxx-D
MX-King andalan AIRA dengan sokbreker Traxx-D

ManiakMotor – Final Yamaha Cup Race YCR 2019  di Sirkuit Bukit Peusar Tasikmalaya, Jabar pada 16 – 17 November 2019, tim Yamaha AIRA Oryza membawa dua pembalap finalis. Pembalap tersebut bukan disodorkan tapi memang terpilih dari YCR1 atau Expert diwakili Syamsul Arifin dan kelas YCR3 alias Rookie si M.Jordan.

Tenda Yamaha AIRA, Jumat sudah sibuk

“AIRA sangat optimis dan percaya diri. Sirkuit Bukit Peusar bukan tak asing buat pembalap dan mekanik. Dari data tekniks sudah cukup. Buat pembalap juga, karena mereka ikut One Prix dua seri di sini dan MotoPrix,” kata Bima Aditya, chief mechanic tim tersebut yang juga berpengaruh pada manajemen AIRA.

Data itu menurut Bima soal sirkuit Bukit Peusar yang nggak perlu hose power besar. Yang penting mesin punya torsi besar, karena syarat tikungan yang berdekatan dengan tipikal naik turun.  Setelannya pada mapping ECU dengan dasar chamshaft dengan lobe separation angle (LSA) 108° untuk in dan out 104°.

Kata Bima agar torsi lebih kuat timing pengapian 34º sebelum TMA (Titik Mati Atas). “Ini angka-angka basis yang kami pergunakan di Bukit Peusar. Ada sih ‘simpanan’ kem yang berbeda, namun itu rahasia, haha. Setelah ketemu semua data ini, tinggal kenyamanan motor dari bodi dan suspensi, terutama YCR1,” tambah Bima yang mantan pembalap Underboje 2T ternama di era 90-2000-an.

Reza dan Syamsul

Pembalapnya sendiri kelihatannya sudah ada yang melakukan latihan, tapi belum lancar alias masih cari-cari yang paling tepat enaknya power dan racing line, “Di R4-5-6 yang rada mutar, lalu tiba-tiba chicane. Kecepatan motor harus pas, racing line juga harus presisi, agar motor tidak ‘melompat’ dan membuat kehilangan grip,” timpal Syamsul yang menanggulanginya dengan cara menyetel rebound lebih main dan pegasnya lebih keras.

Sama dengan Reza Hanum yang merupakan rekan tim Syamsul, “Kalau saya memang lebih konsentrasi pada R8. Tikungan ini cukup sulit konsisten, karna ada naik-turun,” sebut Reza yang habis bantu-bantu diriin Tenda pada Jumat 15 November. Raider

BACA JUGA

Yamaha Cup Race Tasikmalaya 2019: Kompetisi 4 Region, Ada Kelas Aerox 155 Open, Coaching Clinic Galang Hendra

Final YCR 2019 Tasikmalaya: Coaching Clinic Langsung Ke Sirkuit Bersama Galang Hendra

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353