nhk

Final YCR Tasikmalaya 2019: Race YCR1 Finalis Dentuman Herman Bass, Kalahkan Dua Pemain AIRA

Duel YCR1 sirkuit Bukit Peusar 2019
Herman Bass (5) dikawal dua pemain AIRA

Maniakmotor – Bas-nya memang super booom, macam audio, dentumannya sambung menyambung. Nggak ada jedanya..! Setelah mencabik pole position pada Sabtu (16/11), kembali petik juara di race kelas YCR1 Finalis dalam rangka Final Yamaha Cup Race 2019 di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jabar pada Ahad 17 November.

Road Race Dewa
Herman (005) sempat ketinggalan di awal lap

Itulah Herman Bass yang jadi personel Yamaha Akai Jaya yang mewakili region Sulawesi. Pembalap asal Pare-Pare, Sulsel ini juaranya, “Start saya salah. Posisi sempat diambail Reza (Hanum) dan Pipin (Syamsul Arifin). Namun saya sabar untuk tetap dekat dengan keduanya,” nyanyi Bas pada jalannya lomba terhadap saingannya dari dua pembalap Yamaha AIRA Oryza Racing Team itu.

Ketiga pembalap ini sengit mempertahankan irama masing-masing. Makanya ritme balapan sampai pertengahan enak ditonton, “Saya lihat Reza dan Pipin sudah mulai nggak konsisten. Ritme mereka mulai tak teratur. Nah inilah kesempatan. Sebab, MX-King saya masih stabil performanya. Torsi masih kuat dan rpm-nya cepat,” kata Bass yang MX-Kingnya dimapping dengan AFR 11,5 yang kata mekaniknya sesuai karakter si Bass yang memang lentingannya seperti gitar nada bas. .

Herman Bass (5) akhirnya juara

Bukti konsistennya suara bas dari Herman Bas adalah catatan waktunya. Jika di kualifikasi nggak sanggup bikin 59 detik. Saat race, catatan tersebut dengan mudah dia dapat sejak pertengahan balapan. Dan dari pendengaran telinga reporter yang masih belajar soal irama bas, eh mesin, power bawah hingga tengah yang dibutuhkan di Bukit Peusar selalu tersedia pada MX-King si Bass. Bas pada gitar dan Bass pada Herman sudah susah dibedakan.

Reza yang sempat memimpin balapan menerangkan sehingga dia bisa disalip si Bass dan akhirnya podium ketiga, “Heran di akhir-akhir lap motor mulai sulit dihandling. Iramanya sangat berubah. Tapi ini pelajaran buat saya, jangan nafsu duluan. Saya sih bukan beralasan, data motor saya di Bukit Peusar ini kurang dibanding lawan,” terang Reza yang tetap bersyukur masih bisa podium.

Podium YCR1

Di posisi kedua ada Syamsul Arifin alias Pipin tadi. Motornya sih sanggup. Dia pun siap mental dan fisik, “Awal lomba motor sangat prima. Di pertengahan getaran muncul. Slide juga terlelu berlebihan. Ternyata sokbreker belakang jebol. Mau diapakan lagi. Sudah syukur bisa kedua,” kata Pipin dengan senyum manisnya.

Ingat ya, kelas yang lagi ditulis ini adalah Bebek 4T 150 TU Seeded alias Expert khusus Finalis. Kelas ini hanya diikuti 12 peserta wakil dari empat region, Sumetera, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi. Dan ditutup dengan suara bas tadi. Raider

BACA JUGA

Hasil Final Yamaha Cup Race, Bukit Peusar, Tasik, Jabar 16 – 17 November 2019

Final YCR Tasik 2019: QTT YCR1 Finalis Yang Tercepat Herman Bass, Kedua Teman Setimnya

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353