nhk

Fitria Alaydrus Pimpin IMI Kaltim, Wanita Pertama dan Ini Targetnya

Ftria Alaydrus, Pengda IMI, kaltim, Wanita Pertama, Drag Bike

ManiakMotor – Balap motor, entah itu road race, motocross, grasstrack atau drag bike termasuk jenis olahraga keras. Nah, pantas dan majukah  jika induk organisasi dari cabang itu semua (termasuk balap mobil juga) dikomandoi oleh seorang wanita. Jawaban itu bisa diikuti hasilnya di Kalimantan Timur.

Ya, pengprov IMI Kaltim sekarang di ‘nahkodai’  oleh Fitria Alaydrus. Boleh jadi, dari seluruh ketua umum Pengda IMI se-Indonesia saat ini, dialah satu-satunya Kartini. Sebelum itu, Ratu Atut Chosiyah pernah menjabat Ketua plt IMI Banten beberapa tahun sila. Tentu, bukan perkara gampang memimpin cabang olahraga yang atletnya mayoritas kaum Adam.

Fitria, IMI Kaltim, Pengda, Wanita Pertama, drag bike
Fitria bersama pengurus IMI Kaltim

Apa yang membuat dirinya nekad pimpinan Pengda IMI Kaltim?  “Paling penting adalah panggilan hati. Bukan sekedar mengejar prestise, tapi tekad untuk bisa memberikan yang terbaik bagi otomotif tanah air umumnya dan Kaltim khususnya,”buka mantan Putri Indonesia wakil Kaltim (1991) kelahiran Samarinda 10 September 1972 itu.

Torehan prestasi Kaltim  dengan dua medali perak perorangan (Abdul Hamid, 125 cc dan Fitriansyah , 150 cc) di cabang balap motor PON XIX Jabar (22-25/9) lalu, tak lepas dari tangan dingin wanita yang sekarang menduduki anggota DPRD Kota Samarinda (Fraksi Golkar) ini. ”Kita bertarung ditengah situasi IMI Kaltim yang dilanda konflik. Dengan pengalaman beliau dalam berorganisasi tetap bisa optimalkan potensi yang ada,”komentar Kete, rider senior asli produk Kaltim.

Fitria, IMI Kaltim, Ketua pengprov, drag bike, road race
Fitria selfie sama penggemar balap

Oh ya, konflik yang dimaksud adalah soal kisruh dualisme  kepengurusan IMI kaltim. ”Masalah ini mestinya sudah final, karena hasil sidang di Pengadilan Negeri (PN) memenangkan kita. Juga punya SK yang direkomendasi oleh KONI Kaltim dan diperkuat keputusan BAORI,”kata wanita yang punya basic bisnis kerajinan daerah saat jumpa portal ini di sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jabar. Oke lah!

Lalu, apa pandangan Fitria soal sport motor. “Drag bike, atau secara umum kegiatan otomotif roda dua seperti road race, adventure trail dan slalom motor banyak peminatnya di Kaltim. Bahkan road race kami berhasil melahirkan pebalap tanding ke luar negeri. Khusus drag bike dalam setahun terlaksana 2-3 bulan sekali. Ada kendala di sirkuit. Sirkuit Kallan sebagai sirkuit permanen panjang lintasan lurus kurang untuk drag bike, sehingga pelaksanaanya di luar sirkuit. Kalo dipaksa di Kallan jadi kurang safety dengan kontur yang menikung dan menanjak,”jelas wanita yang sedang menempuh studi di fakultas hukum itu.

Eit tunggu dulu,”Ini dalam proses dan sudah dibicarakan bahwa jika Bandara Samarinda Baru (BSB) beroperasi tahun 2017, maka ada eks bandara lama yang dapat digunakan untuk drag bike,”yakin wanita yang katanya mirip Marisa Haque itu. Ardel

 

 

BAGIKAN