nhk

Galang Hendra (Balap Motor) Vs Lalu Muhammad Zohri (Atletik), Pengibar Merah Putih Di Dunia..!

Zohri dan Galang sama-sama mengibarkan bendera merah putih

ManiakMotor – Dua-duanya punya induk sendiri. Galang Hendra Pratama sebagai atlet balap motor induknya IMI (Ikatan Motor Indonesia). Sedang Lalu Muhammad Zohri dari Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI). Kedua organisasi ini di bawah KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia). Di atas KONI tentu saja Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan di atasnya lagi negara.

Galang dan Menpora

Buat Galang yang masih 19 tahun asal Jogja, dua kali lagu Indonesia Raya berkumandang di kejuaraan dunia balap motor sport 300 cc. Yakni di Jerez, Spanyol 2017 saat wild card dan di sirkuit Brno, Ceko ketika 2018 ketika ikut full series WSSP 300, seperti ini videonya. Ini kelas untuk supporting race WSBK (World Superbike) yang langsung dapat sambutan. Lawannya anak-anak Eropa yang punya budaya balap motor jauh lebih maju. Kira-kira kalau di atlet 100 meter yang diikuti Zohri lawannya dari Amerika dan Jamaika.

Galang 55

Iklim balap motor tentu materi dasar pelakunya berbeda dengan Zohri cabang atletik. Ikut racing bukan sebut orang kaya, tapi umumnya mampu, “Karena untuk beli motor bersama modifikasi dan peralatan balap tak ada sebut ratusan ribu. Beda dengan Zohri yang saya lihat di sosmed memang memprihatinkan. Tapi dari latar belakang, mereka punya tekad kerja keras. Keduanya juga mengharumkan Indonesia,” amati Eddy Saputra, pemerhati balap motor Indonesia.

Galang memperkenalkan blankon di Eropa

Di balap motor, ketika prestasinya meningkat di kompetisi lokal (nasional) sudah ada tim profesional yang menampung. Semua biaya ditanggung karena ada industri di situ. Naik ke internasional, pabrikan yang ambil alih. “Galang bertading ke Eropa atas nama Yamaha Indonesia. Yamaha yang menitipkan ke tim Yamaha Eropa. Karena memang edukasi kami untuk mendukung Merah Putih Semakin Di Depan lewat talenta balap Indonesia. Pembibitan Yamaha juga berjenjang,” kata M Abidin, GM Motor Sport Yamaha Indonesia.

Bandingkan dengan Zohri yang lahir di  Lombok, NTT, 18 tahun lalu tersebut. Dari berita-berita hidupnya sangat memilukan. Untuk beli sepatu lari, dia sangat kesulitan. Nggak ada sepatu, pakai ceker pun dia tetap berlatih. Hidup di rumah gubuk yang atapnya sudah tambal sulam dengan koran. Dia juga sudah yatim piatu. Kalau diukur sama saja. Banyak pembalap motor yang rontok lantaran biaya.

Dari balap sih soal hadirnya negara memfasilitasi dan menghargai yang membawa nama bangsa di pentas dunia. Di balap, sponsorsif merek yang terlibat punya batas. Melangkah  jauh lagi, tetap butuh sokongan negara. “Contoh seperti Malaysia, BUMN mereka aktif bersponsor lewat Petronas. Belakangan mereka mengambil alih tim di MotoGP. Sebelumnya mereka sudah ada di Moto2 dan Moto3,” tambah Eddy pada kelas balap motor prototipe yang berbeda diikuti Galang adalah produksi massal yang dijual umum dimodifikasi jadi balap.

Atau fasilitas yang disebut infrastruktur misalnya, sirkuit yang bertaraf internasional saja sudah lenyap di negeri ini. Tadinya Sentul, namun sirkuit ini tak memenuhi syarat dari FIM sekelas dibikin MotoGP, arena impian setiap pembalap motor di dunia. Aspalnya tambah sulam dengan semen dan satu-satunya pula di Indonesia. “Pembalap yang lahir dari Indonesia itu, benar-benar teruji dengan keterbatasan sirkuit yang ada,” timpal Irwan Ardiansyah, mantan juara balap motor dan motocross Indonesia.

Kemudian penghargaan. Untuk Galang, memang sudah diterima Kemenpora Iman Nahrawi usai lebaran 2018. Itu pun, inisiatif sendiri bukan dari sana. Karena Yamaha punya binisnis di Indonesia mereka melapor, bukan dipanggil lantaran berjasa. Bukan!!! Makanya sudah ketemu Kemenpora seperti foto di atas. Galang juga telah dapat dana tunjangan  pembibitan dari Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Sementara kehidupan Zohri baru terungkap ketika viral juara di kejuaraan dunia atlletik U-20 atau usia di bawah 20 tahun di Tempere, Finlandia pada 11 Juli 2018. Zohri ambil bagian di cabang 100 meter dan juara dengan catatan waktu 10.18 detik, seperti ini videonya. Saat juara dia kesulitan mencari bendera merah putih, yang ada malah dipijamkan bendera Polandia yang dibalik. Baru deh melek! Tentu tuntutannya pada induk masing-masing olah raga tersebut wajib aktif. Miolo

BACA JUGA

Motor Bebek Milik Si Sprinter 100 Meter Dunia Lalu Muhammad Zohri Pun Sangat Butut..!

 

BAGIKAN