nhk

Gara-Gara Rossi, Strategi Dovi Berantakan

ManiakMotor – Valentino Rossi bergabung di Yamaha, banyak yang senang, pasti. Apalagi Yamaha Indonesia, duileh. Tapi, hanya satu orang Yamaha ketika tulisan ini diketik sedang melamun.  Dialah Andrea Dovizioso yang sangat berharap menggantikan Ben Spies di Yamaha Factory Racing (YFR).

Kendati dia diisukan akan menggantikan Rossi di Ducati. Namanya juga isu, bro. Jangan dipercaya, cukup dibaca saja!

Dovi – begitu dia sapa – keluar dari tim Repsol Honda tahun lalu, mau dilamar tim satelit Monster Yamaha Tech 3. Tembakan Dovi adalah kursi pabrikan Yamaha untuk musim 2013. Perkiraannya, jika ia bisa memukul Ben Spies musim ini, maka lingkaran makin dekat ke YFR 2013.

Separuh jalan hingga 10 seri ini, strategi Dovi berjalan mulus. Ia ngamuk bersama The Black Yamaha dan menggondol 4 podium musim sedang berjalan ini. Ia jadi pembalap tim satelit terbaik sementara dengan posisi ke-4 klasemen. Spies kalah jauh dan karenanya Dovi pun sempat dielus Yamaha dengan iming-imng jok M1 YFR. Saingannya hanya Cal Crutchlow, rekan sendiri di Tech3.

Strategi yang hampir jitu ini tiba-tiba berantakan, karena Rossi dan Dorna sebagai promotor MotoGP mengincar Yamaha. Tujuannya, MotoGP kembali hidup setelah dalam 10 seri lalu kehilangan 40 persen penonton ke sirkuit. 

“Vale semakin dekat dengan Yamaha. Itu bikin sedih. Tapi, apalah artinya aku dibandingkan Vale. Ia pembalap paling berharga saat ini,” sedih Dovi dengan wajah benar-benar sedih, itu beneran. Bayangkan saja sampeyan gagal pacaran (lagi), kira-kira sama.

“Aku sudah berjuang keras musim ini, 4 podium dengan peringkat 4 klasemen. Namun, itu sama sekali tak cukup untuk mendapat tempat di sana. Rencana panjang telah hancur berkeping-keping,” tambah Dovi sembari membanting kaki ke lantai dan tangan pegang kepala. Ah, yang benar, lae?

Sekarang ia pun mulai malas mikir tim baru selain menunggu. Ia punya pilihan bertahan di Tech3, mendampingi Nicky Hayden di Ducati,  gabung ke Gresini Honda, atau berangkat ke Superbike menyusul teman-teman Italianya macam Max Biaggi dan Marco Melandri.

“Rencana berubah. Superbike sepertinya menarik juga. Tapi, aku mau selesaikan sisa lomba musim ini dengan baik. Aku ingin naik podium sebagai juara biar pun sekali saja. Kecepatanku sudah mendekati mereka,” tandas Dovi.

Lha, ngomong secara kekeluargaan saja sama Lorenzo, Pedrosa dan Stoner. Minta mereka  mengalah. Hihihi… Andro

BERITA TERKAIT:
Ini Penyebab Rossi Tidak Sukses Di Ducati…
Akhirnya Rossi Pilih Yamaha
Di Yamaha Atau Ducati, The Doctor Tetap Berjudi
MotoGP, Kiat Biasa Stefan Bradl
Catatan MotoGP Sirkuit Teknikal, Termasuk Rossi Korbannya
High Side, Misteri yang Belum Terpecahkan Hingga Kini
Rossi Ke Yamaha…

 

BAGIKAN