nhk

MotoGP Jepang, Gara-Gara Stoner, Lorenzo Menyerang

 


ManiakMotor – Biasanya pembalap terbaik yang harus diserang. Kini terbalik di MotoGP, Mas! Jorge Lorenzo (Yamaha) yang memimpin klasemen kejuaraan dunia dengan selisih 33 poin atas Dani Pedrosa (Honda), malah meluncur ke GP Jepang di Sirkuit  Motegi dengan persiapan perang dan siap menyerang. Seperti slogan Napoleon Banaparte yang terkenal, ia bilang lebih baik menyerang daripada bertahan. 

Kalau memang begitu niatnya dan benar-benar diperlihatkan, pertarungan putaran ke- 15 serial MotoGP, Minggu (14/10) nanti masih layak ditonton karena menjanjikan pertarungan sengit. Tapi, ingat Bro, Lorenzo sempat ‘koar-koar’ saat duel di seri sebelumnya di Aragon. Jelang lomba ia juga bilang mau figth dan pol-polan di depan publik negerinya sendiri. Tapi, seperti sampeyan ingat-ingat, kala itu ia malah main aman tenteram alias alon-alon asal nyampe finish urutan dua. 

Itu di Aragon di mana rivalnya hanya Pedrosa. Lain cerita di Motegi karena Casey Stoner akan main kembali setelah istirahat beberapa seri. Sangat riskan bagi Lorenzo jika memainkan sandiwara macam di Aragon. “Lomba sudah masuk kawasan Asia, saya punya cara memberikan yang terbaik. Motegi adalah trek yang saya sukai, saya pernah 2009 di sini dan akan berjuang kemmbali menang lagi akhir pekan ini,” tegas Lorenzo.

Bila Pedrosa dan Stoner finish 1 – 2, kesempatan Pedrosa menjadi juara dunia jelas membaik. Dan,menjadi daya tarik tersendiri pula untuk dinanti apakah Pedrosa dan Stoner akan saling membantu, atau malah saling bantai sendiri. Jika skenario pertama jalan, MotoGP di Motegi masih sangat menarik. 

Buat Lorenzo pun bukan tanpa resiko jika bertarung maksimal di seri ini. Ia akui pacuan RC213V belakangan ini semakin cepat dan sulit ditaklukkan. “Sekali lagi, saya yang harus memainkan kartu  demi kemenangan. Itu jika memungkinkan. Menyerang adalah cara terbaik untuk memepertahankan poin,” tandas  Lorenzo.

Hal sama diapungkan Manajer Tim Yamaha Wilco Zeelenberg. Pria Belanda itu setuju  anak buahnya lebih baik berpacu cari menang ketimbang bertahan cari aman, itu bisa justru jadi bumerang.

Empat seri tersisa musim ini masih menyisakan rivalitas terbuka antara Lorenzo dan Pedrosa dalam perburuan gelar 2012. Unggul 33 poin belum sepenuhnya aman buat Lorenzo karena masih ada 100 poin yang diperebutkan.

Jadi, buat ente yang masih percaya MotoGP itu sebagai tontonan seru, jangan ke mana-mana pada akhir pekan ini. Andro

BERITA TERKAIT:

UNTUK MIKIR PODIUM, ROSSI BUTUH KEAJAIBAN

MotoGP Jepang: Sesama Honda Bakal Kongkalikong

Pedrosa Tolak Bantuan Stoner

Baru 15 Starter MotoGP 2013

Haruskah Stoner Bantu Pedrosa?

Kalender MotoGP 2013, Spanyol Aman

FIM Sambut Penyatuan MotoGP Dan Superbike

Catatan MotoGP Aragon; Lorenzo Membohongi Publik…!

Berebut Mekanik MotoGP Musim 2013

 

BAGIKAN