nhk

Gawat… Bautista Klaim Prestasi Di Superbike 2019, Bisa Sama Di MotoGP Kalau Di Tim Pabrik

ManiakMotor – Dari semua sesi dan race yang ada World Superbike (WSBK) tiga seri berlalu dilibas sendirian oleh Alvaro Bautista, sendirian. Para penguasa seperti dibikin belajar oleh pembalap Spanyol tersebut dengan Ducati Panigale V4R. Padahal di MotoGP tahun lalu, Bautista di klasemen hanya ke-12. Setiap balapan pun dia papan tengah ke bawah.

Dari penglihatan para pengamat, jarang yang bisa melakukan seperti aksi Bautista di WSBK. Kendati yang pernah pindah dari MotoGP ke balapan moge itu peringkatnya jauh lebih baik dari Bautista. Maka ini pun membuat Bautista kembali dihitung di MotoGP. Walau dia sudah 34 tahun bisa saja ke tim pabrikan. Seperti tahun lalu dia buktikan saat mengganti Jorge Lorenzo di Malaysia di Ducati pabrikan dia bisa ke-4.

Bautista pun memberi pendapat pada Speedweek. Katanya,dia bisa membalap dengan baik pada level yang ok. Tetapi itu semua tergantung motor dan tim, “Seandainya saya di MotoGP dengan pabrikan besar, saya punya potensi ertarung ke puncak. Tapi di MotoGP tidak pernah memiliki kesempatan ini. Di WSBK bisa menunjukkan soal tentang kemampuan diri,” papar Bautista.

Bautista juga mengakui kategori MotoGP dan WSBK berbeda. Tetapi semua bisa melihat perbedaannya. Maksudnya soal peringkat pemain MotoGP yang pernah ke WSBK sulit melakukan yang dia bikin dalam tigas seri WSBK 2019. Itu bukti level Bautista memang tinggi, walau tak menampik ada kombinasi dengan Ducati VR4R bermesin 4 silinder.

Bautista juga seperti menjawab sentilan Jonathan Rea yang sebelumnya pengiasa WSBK. Bahwa, tidak realistis menghitung peringkat dari MotoGP lantas jadi jagoan di WSBK. Menurut Bautista tidak semua pembalap dari MotoGP akan mudah menang di WSBK. Bahkan ada katanya juara dunia dari MotoGP nggak pernah juara dunia di WSBK.

“MotoGP tetap terdepan dalam balap motor. Ini  berbicara tentang dua kejuaraan yang tidak bisa dibandingkan. Motor untuk MotoGP khusus dibangun untuk itu. Sedang WSBK menggunakan motor yang memungkinkan semua orang bisa mengendarainya di jalanan umum,” tambah Bautista yang sebenarnya masih ingin terus di MotoGP, namun tahun ini ada kesempatan di WSBK bersama tim Aruba.it Racing dari penawaran Ducati yang mulai dinikmatinya.

Intinya, Bautista masih ingin di MotoGP dan yakin akan ke papan atas kalau ada kesempatan dengan pabrikan. Kesempatan itu ada, kan tahun depan ada jom di Ducati Team sesuai kontrak Danilo Petrucci yang hanya setahun? Kita lihat saja perjalanannya nanti. MM

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353