nhk

Gengsi Para Pakar Korek 2T Di Indoclub Championship, Seri Akhir Desember 2018 Sentul Kecil

ManiakMotor – Adanya Indoclub Championship (IC) para pakar mengorek mesin 2T kembali segar. Tadinya mekanik yang lumayan sudah berumur itu, terpaksa ‘lari’ ke mesin 4T karena regulasi balapan road race. Mereka balik lagi pada habitat aslinya, meramu mesin two stroke modal CDI dan karbu.

Pada muncul yang nama tunner Cheppy Sugiarto, Mr Subur, AB Bendol, Ahak, Kerry Hutama dan sebagainya, “Saat ini saya hanya fokus untuk mesin 2T. Sudah ada wadahnya di IC. Kami giat lagi, ada rezeki,” sebut Cheppy yang terakhir jadi chief mekanik AHRS untuk mesin 4T.

IC memang andalannya kelas 2T. Yang paling topnya 2T Tune Up Super Pro yang hadiahnya Rp 10 juta. Selain itu ada versi Underbone 2T TU 125 yang hadiahnya setara Super Pro Bebek, “Kami tahu, motor-motor ini masih banyak penggemarnya. Hanya regulasi nasional saja yang membatasinya. Coba lihat setiap kali kami bikin event pesertanya selalu di atas 40 starter,” papar Deny Wajonk dari Limboto, eh dari IC.

Diberitahukan seri akhir IC 2018 akan berlangsung 22 – 23 Desember 2018. Dipastikan akan muncul jagoan-jagoan korek 2T, “ABRT20 pasti hadir. Kemarin di Sentul Kecil saat ada event Gas Tipis, itu hanya pemanasan untuk IC,” papa AB Bendol yang membawa semua motor 2T untuk kelas yang dibuka.

Siapa sih yang tidak tergiur hadiah Rp 10 jeti kelas bergengsi 2T. Juga ada juara umum kelas open khusus di seri akhir ini, satu unit Yamaha Vixion. Maka nama-nama besar macam Rey Ratukore, Rafid Topan dan sebagainya sudah memastikan ikut. Waalah… rezeki bagi-bagi dong.

Tapi yang paling penting, mekanik-mekanik 2T punya penyaluran yang tersumbat sejak mesin 4T menjadi regulasi utama di kejurnas, ” Di IC bukan hanya 2T TU, untuk 2T standar korek seperti zaman awal kejurnas road race juga ada. Saya lagi semangat nih,” timpal Cheppy yang saban hari elus mesin 2T-nya.

Ayo ikut IC… Selain kelas utama, supporting racen pun hadiahnya besar. Okta

BAGIKAN