nhk

Gerry Salim Di All Japan, Ikut J-GP3, Hasilnya?

 

ManiakMotor – Keito Toba yang adiknya masih berumur 11 tahun ikut underbone ARRC 2013, juara di All Japan Championship. Ia menguasai GP3 atau kalau di dunia dikenal dengan Moto3. Ya motornya prototipe yang semua komponen aslinya dicetak untuk racing. Walau hanya 250 cc, tetapi tenaganya banyak. Untuk ukuran Moto3 saja berkisar 60 dk, wuih. Asal pelintir gas, ya pembalap harus kuat menahan tareeekannya dan cerdiik mengatur iramanya.

Nah,  Event itu  berlangsung di sirkuit Autopolis, Jepang, Ahad 27 April kemarin. Tapi bukan Toba  yang bukan pula asli Samosir di Tapanuli sana itu yang akan jadi cerita. Melainkan Gerry Salim, pembalap baru 17 tahun asal Indonesia yang lahir di Surabaya Jatim. Gery ikut membalao dengan Toba. Gerry m juga memperkuat tim Astra Honda Motor (AHM). Lihat saja motor yang dipakainya seperti foto di atas. 

Namanya awal-awal pakai motor bertenaga ‘lbinal’ yang harus adapatasi. Hasil ke-20 sudah okelah. Tapi jangan terus-terusan di peringkat itu, hehe. “Ini bagian dari program AHM untuk penjejangan pembalap muda. Makanya kami selalu menghadirkan kelas sport di OMR, gunanya untuk ini. Balap dunia itu jenjangnya full frame,” jelas Anggono Iriawan, Manajer Safety Riding & Motorsport AHM.

Ya teruskan perjuangan. Jangan hanya sesekali, tapi ikut full series All Japan untuk segera menjinakan motor GP3, ala bisa karena biasa. Untuk menjadi biasa harus sering menggunakan motornya. Sebab, tidak ada yang bisa menjinakan motor spek racing hanya dalam sekali lomba, harus bersambung terus. Selagi lowong All Japan bolehlah jam terbang diasah di IRS Sentul dengan supersport 600 atau OMR CBR250 seperti yang disebut Anggono . MM  

BACA JUGA

Pembalap Yamaha Indonesia, Latihan Menuju Suzuka 4 Hours Dan Moto2

IRS Sentul-ARRC 2014 Supersport 600 cc; Kata Ibnu Sambodo, Jangan Mimpi Ke MotoGP?

BAGIKAN