nhk

GM Drag Bike 2014: Di Trenggalek, Jatim Bebek TU 130 cc 4T 8.094 Detik, Di Senayan 8.2 Detik

 

 

ManiakMotor – Sama-sama menggunakan sensor satu titik, tapi catatan waktu Bebek 130 TU 4T  lebih tajam yang di Trenggalek, Jawa Timur dalam rangka GM Drag Bike. Di Jatim bisa 8.094 detik dan di Senayan dalam rangka seri 4 Pertamina Enduro Drag Bike pada waktu yang sama alias 26 Oktober dapat 8.273 detik. Apa yang salah? 

Di Trenggalek bahkan posisi ke satu sampai tiga mencetak di bawah 8.2 detik. Lebih asyik lagi di penyisihan 7.920 detik atas nama Jupiter Z karya Rizki dari tim SJRT Uye-Uye yang dijoki Checa CC. Ia mengandalkan kompresi 12,5:1 dengan klep EE diameter 28 mm in dan out 23,5 mm yang mengolah uap udara bahan bakar dari karbu PWK 28. Manajemen pembakaran diserahkan pada CDI Rektor ProDrag. Sayang, “Saat final karbunya tertutup celana,” kata Checa.

Waaa, ceeeelana? Ah ada-ada saja, lutu..! Eh maksudnya kain lap dari bekas celana dalam, kaleee. Untungnya motor ini tampil lagi di final yang dijoki Dharma Uki dan bisa kedua dengan 8,100 detik. Yang pertama tentu saja Jupiter Z milik tim CN Alin Wijaya, pengebutnya Putra Bocil, ya catatannya seperti dibilang di atas.

Lagi-lagi andalan pada sektor pengapian adalah Rextor Prodrag 2. CDI yang memiliki program quick shifter dan launch control yang saat start torsinya bisa diatur paling ideal terhadap putaran mesin. Perpindahan giginya juga selalu tepat. “Bukan hanya CDi, tapi sudah gabungan dengan piston UMA dan seting kompresi yang presisi. Tadinya motor terlalu liar dengan kompresi 14.8:1. Di final diturunkan jadi 14.3:1,” kata Sheehan Wijaya, mekanik asal Kediri yang mengorek motor tersebut.

Sedangkan yang di Senayan yang ke-1 adalah Eko Chodox, joki papan atas Indonesia. Dia mencetak seperti dibilang di atas. Kalau lupa, nih diulang lagi catatannya 8.273 detik. Andalan motor itu jokinya sendiri, pula tunnernya yang namanya  Nugroho Potter. Spesifikasi nggak jauh-jauh dengan para kontestas di Bebek 130 4T.

Misalnya lagi dan lagi, CDI Pro Drag yang membakar kompresi sangat tinggiu 15.8:1. Soal torsi yang kuuat dari kompresi tersebut jaminannya skill joki. “Sengaja torsinya dibikin besar, karena Mas Eko (Chodox) yang membawanya. Bahkan tenaganya sponton ke roda lantaran pakai kopling SYS enam per,” jelas Potter dengan kalem yang tak khawatir catatan waktu di kelas ini ada yang lebih tajam dari Senayan. Alasannya, dua minggu lalu dia ke Jatim, justru motor korekannya yang kampiun.

Lagian kan harus ditelusuri ulang panjang total sirkuitnya. Apakah benar-benar 200 meter seperti di Senayan. Soalnya yang tertera di hasil lomba dari Trenggalek, total panjang sirkuitnya hanya 190 meter. Tuh kan, di situ bedanya. Hehehe… Rzk/GS

BACA JUGA

Hasil Drag Bike Pertamina Trendypromo Senayan Seri 4, 25 – 26 Oktober 2014

Hasil GM Drag Bike Trenggalek, Jatim 26 Oktober 2014

Drag Bike 2014 Senayan Seri-4 PEDB: Edan… Best Time Ninja 155 TU 7.1 Detik, FFA Cuma 7.2 Detik

Drag Bike 2014 Senayan Seri 4 PEDB: Jebir Kampiun Sport 155 Rangka STD, 7.6 Detik..!

Drag Bike 2014 Senayan Seri-4 PEDB: Joki Nafsuan…!

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353