nhk

Grasstrack Subang, Garuk Tanah Sawah..!

ManiakMotor – Bekas sawah dibikin lintasan grasstrack hasilnya adalah bajak sawah. Di saat tanah kering, dia mengeras dan terbelah-belah, bikin padi gagal panen. Becanda, bro.  Di saat basah, ya, lihat saja petani yang kakinya berlumuran becek. Niscaya, taktik tracker dituntut menaklukkan tanah cadas dan lumpur.  

Seperti  grasstrack di Subang, Jawa Barat yang bertajuk Djarum Coklat Extra Grasstrack 2012 Region 1 Seri-3, garapan Montez Sport Club. Event ini menggunakan sirkuit Polyteknik Sang Hiang Subang yang tadinya sawah. Tanah abu-abu kehitaman itu, walau telah diratakan, tetap saja karakter sawahnya sulit dihapus dalam lomba yang berlangsung 29 – 30 September itu.

Bila dibiarkan kering, tanah keras akan ‘melawan’ sokbreker sekeras-kerasya, ban tahu juga jadi  tempe, cepat botak bro. Sebaliknya, disiram malah jadi lumpur yang membenamkan motor sampai sulit bergerak, akhirnya mesin kepanasan. “Sempat disiram, tapi malah jadi lengket, motor tidak bisa lewat,” kata Nuke Ahadiat, desainer sirkuit asal tanah Sunda.

Gara-gara siraman ini, sirkuit sepanjang 970 meter dipangkas. Tetapi, peserta tetap disuguhi dua jenis lintasan. “Treknya ada yang kering dan sebagian basah. Di bagian yang kering motor terguncang-guncang. Jepitannya harus kuat. Tapi di bagian yang basah, jangan salah power agar roda belakang tidak tertancap,” kata F. Chimon pembalap yang membela tim MPS Honda Banten KYT IRC.

Menurut Chimon yang berstatus senior di grasstrack itu, pilihan ban IRC yang menolongnya. Jelas saja dia pakai ban itu, lha, wong disponsori kok. “Asli om, cocok dia pakai di jenis tanah begini. Cuma tekanan angin  lebih rendah dari biasanya, 14 psi depan dan 15 psi belakang,” terang grasstracker asli Bandung ini.

Dilintasan basah, para penggaruk sawah dadakan ini, kudu konstan membuka putaran mesin. Berhasil ke tengah kubangan, gigi segera diumpan ke percepatan lebih tinggi. Supaya gasingannya tidak mendadak dan tidak terlalu ganas. Hasilnya, ban tetap mendapat grip.

“Itu yang saya lakukan untuk menjaga roda terbenam. Jangan sampai saat masih gigi rendah membetot gas besar yang tiba-tiba. Itu membuat roda malah nancep,” kata si petani, eh, Robby Bnzl yang memperkuat tim DC Rahayu Fajar Family AHRS dari kota tahu Sumedang

Sedang di tanah kering yang bikin guncangan keras, harus luwes mengikuti pantulan roda.  “Pokoknya harus berdiri terus dan menjepit motor dengan apik. Namun, tubuh tetap lentur,” sebut Chikal Faisal dari tim Cikallicious BS Guvilli 645 asal Majalaya yang masih berstatus junior di grasstrack nasional.

Lho kok udah tahu tekniknya. adit

BERITA TERKAIT:

Hasil Lomba Djarum Grasstrack, Subang, 30 September 2012

Hasil Kejurnas Grasstrack Bandung, 9 September 2012

Grasstrack Majalengka, Interaksi Hiburan

Grasstrack IRC Semarang, Pakai Silinder PDK

Grasstrack Banjarnegara, Adu Pusing Trek Miring

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353