nhk

Grasstrack Salatiga, Kuda Lari vs Kuda Besi

 



ManiakMotorNonton kuda lari bagi warga sekitar Tegal Waton, Salatiga, Jawa Tengah sudah biasa. Di sana ada arena pacuan kuda. Tempat ini sering dipakai lomba balap kuda tingkat daerah dan nasional. Sabtu-Minggu (5-6/5) ini ratusan kuda kembali beraksi. Tapi, kuda besi. Bukan kuda lumping, apalagi kuda kepang. Kuda ada mesin. Kuda yang rodanya bisa garuk tanah. Minumnya bensin dan makannya duit. Kalau tidak ada ini, dia mogok berlomba. Jokinya sih, tetap makan nasi, masak sih rumput.

 

Sekitar 250 joki kuda besi siap menggaruk Grasstrack IRC Series 2012. Pembalap yang turun di event kejurda dikomandoi Edward Indiel dari BSMC (Bintang Samudera Motor Club)  ini, punya  tantangan.  Trek sepanjang 1,1 km ini masuk tipikal trek super grasstrack. “Sedikit berbeda dengan trek sebelumnya, perlu penyesuaian settingan mesin,” kata Imam Syafi mekanik tim  Cargloss AHRS 86 Tech Swallow Tryinc. Tim ini diperkuat Akbar Taufan.

Bagi tracker kawakan seperti Akbar,  mungkin tak terlalu masalah. Akbar yang asli Salatiga bisa disebut lokal hero yang punya nama nasional.  Doi jago ngelus kuda ‘liar’, eh kuda besi.  Fisik, mental doi dipertaruhkan demi  nama Salatiga. Lengah sedikit, Rizki HK (Wonosobo), Tomy MJ (Sumedang) dari tim Triple SSS siap ambil alih.

Yang tak kalah, pembalap bisa menghibur ribuan pasang mata yang biasanya nonton kuda beneran. “Selama ini saya lihatnya balapan kuda. Meski tak bisa rasakan langsung, tapi imajinasi saya liar seliar kuda yang lari. Bisa nggak pembalap kuda besi  seperti  itu,” tantang Anto, penonton asal Tingkir.

Nah lo! Ardel

BERITA TERKAIT:
 
Kejurnas Grasstrack Ciamis, Teknik Garuk Pasir
Kejurnas Grasstrack Ciamis, Di Lapangan Kuda Benaran
Grasstrack Banjarnegara, Seperti Toyip Pakai ‘P’
Sponsornya Honda, Pesertanya Yamaha
Grasstrack Banjarnegara, Ngajak Mimpi
Grasstrack Salatiga, Musimnya Telah Tiba
Kejurnas Grasstrack Wonosobo, Trecker Pada Jumping
Hadiah Mio J Di Grasstrack Cianjur
BAGIKAN