nhk

Grip Ban Balap Bebek Pirelli, Sejak Awal Lap Sampai Akhir Konsisten

ManiakMotor – Sebelumnya janji mengulas karakter grip ban Pirelli Diablo Rosso Corsa II. Inilah karya Pirelli dari Eropa yang harus menyesuaikan dengan iklim balap Indonesia yang ada balap bebeknya. Maka dibuatlah ban balap bebek oleh Pirelli dari pabriknya di Purwadadi, Kb. Subang, Jabar. Pirelli lokal tapi tetap dengan DNA Diablo Rosso, makanya namanya tetap ada embel-embel tersebut.

Ban Pirello Diablo Rosso Corsa II

Hari Jumat pada 2 Februari 2018 dilakukan pengujian ulang untuk kebutuhan homologasi dari PP IMI yang mengurus balap motor. Pengujian itu layak atau tidak, Pirelli dipakai di MotoPrix 2018 dan struktur balap motor PP IMI ke bawahnya?  “Pasti layaklah. Malah ada berberapa kelebihan,” sebut Rafid Topan Sucipto, mantan pembalap Moto2 yang didaulat jadi tester.

Cukup satu saza dulu kelebihannya yang diulas agar sampeyan mudah mengingatnya. Lagian, semakin banyak ban balap buatan Indonesia, semakin banyak pilihan. Itu sama saja  memajukan industri balap Indonesia dan pembalap kita semakin mendunia. Juga semakin bingung memilih ban, hehe.

Kompon ban Pirelli punya konsistensi yang panjang pada pegangannya terhadap aspal. Bukan bagus di awal-awal lap doang, “Komponnya semakin panas justru dapat gigitan yang banyak. Di Sentul Kecil di atas 15 lap catatan waktunya terus meningkat. Nggak ada ban depan dan belakang terasa bergeser saat suhu kompon meningkat,” dukung Reynaldi Pradana alias Rere yang menggunakan MX-King spek MP1 dalam pengujian tersebut.

Maksudnya Corsa II sejak awal lap sama terus terus sampai finish, konsisten gripnya. Maklumlah, walau ban bebek, teknologinya kompon racing Pirelli yang diramu pada Corsa II. Kompon yang telah teruji di WSBK bahkan sampai ke-F1. Miolo

BAGIKAN