nhk

GT Radial Trail Enduro Cileungsi, Komodo Punya..!

ManiakMotor – Namanya juga enduro, ini cerita ketahanan alias endurance. Daya tahan fisik dan motor di event GT Radial Savero Komodo MT Trail Enduro, bukan berlangsung di NTT asalnya binatang purba komodo. Yang ini soal acara merek ban yang jadi pendukung acara berlangsung   Minggu, 25 November 2012. Kebetulan sirkuit yang dipakai bekas kejurnas IRC Motocross  di Harvest City, Cileungsi, Jawa Barat, bulan lalu.

Sirkuit ini tidak mengalami perubahan alias sama saja panjang dan handicapnya dengan moto-x, “Saya kira bukan sirkuit ini yang dipakai, ini kan sirkuit asli motocross. Ini kurang ideal untuk Trail Enduro,” cocor Roberto D. Auria, bule Indonesia – karena fasih berbahsa kita – yang aktif ikut Executive Pro di kejurnas motocross.

Belum apa-apa si bule sudah takut sama komodo, heheh, becanda bro. Tuh, dia  membatalkan niatnya untuk ikut lomba. Trail Enduro ini jadi pengisi acara di sela speed offroad  (yang ini mobil). “Enduro dan motocross adalah dua cabang olahraga bermotor yang berbeda. Sehingga menurut saya tidak boleh dimainkan di sirkuit yang sama,” tambah Roberto yang artinya dia tidak siap di sirkuit seperti itu untuk ketahan fisik dan motor.

Menanggapi hal tersebut, Widia Wibowo selaku pimpinan lomba di event itu, memaksa hanya kumisnya yang tebal bergerak-gerak. Tentu saja saat dia komat-kamit menangkis protes Roberto.  “Itu sudah menjadi hak dirinya untuk tidak ikut. Penyelenggara tentu ingin yang ideal, tapi saat ini masih taraf pengenalan trail enduro ini. Tahun depan akan beranjak ke penyelenggaraan yang lebih baik mulai dari teknis sampai non teknisnya,” jelas pria akrab disapa Wiwid ini sambil merapikan kumisnya yang keburu berantakkan. Sorry Wid, becanda soal kumis.

Tidak mungkin juga hanya gara-gara Roberto, eventnya batal. Malah kian kesetanan melahap sirkuit yang berlumpur akibat hujan di malam sebelumnya. Di beberapa tempat memang digenangi air, membuat tanah menjadi bubur. “Ya kalau tidak lewat situ ya mendingan berhenti. Tinggal keseimbangan motor dan manusianya yang harus ditingkatkan. Lumpur ini malah benar-bnar trek enduro,” senang Irfan dari tim Heat yang juara satu di kelas Local Hobbies.

Beberapa pembalap pun tergiur untuk melahap beberapa handicap  dengan cara jumping, “yang ada stamina fisik cepat turun,” ujar Iwan Klet yang membela tim 14 DDC, dirinya hanya sanggup finish ke tiga di Local Open. Bicara fisik, ada pembalap berasal dari cabang lainikut serta di balapan ini, adalah Ahmad Saugi yang aslinya turun di Supersport Nasional, “untuk mengasah fisik saja mas, alhamdulillah finish ke lima di Local Hobbies. Lintasan yang basah menambah sulit balapan ini, niat saya untuk latihan fisik terlaksana,” kekeh pembalap yang lumayan sering ikut Trail Enduro.

Juga ada beberapa pembalap motocros yang asli. Tapi mereka masih ABG. Salah satunya adalah Delvintor Alfarizi yang tahun ini juara nasional SE65, “Coba motor baru. Tahun depan saya naik SE85,” singkat Adel, sapaan kroser yang di Trail enduro ini menggunakan SE 85. Tak heran jika di awal race Import Open Adel begitu mendominasi, dia terbiasa dengan sirkuit Harvest City. adit

BERITA TERKAIT:

HASIL LOMBA TRAIL ENDURO, CILEUNGSI, 25 November 2012

Trail GT Radial Savero Serang, Dipaksa Membersihkan Hidung Dari Debu

Trail Enduro GT Radial, Ketahanan Motor Dan Pembalap

BAGIKAN