nhk

Hafizh Syahrin Rookie Terbaik Paruh Musim MotoGP 2018, Berjuang Untuk Malaysia

ManiakMotor – Walau di klasemen ke-16 dengan 22 point, Hafizh Syahrin jadi pembalap rookie terbaik paruh musim MotoGP 2018. Pointnya itu lebih tinggi dari Franco Morbidelli yang juara Moto2 tahun lalu. Morbidelli yang tahun depan akan berada di tim satelit Yamaha tersebut hanya 19 point.

Syahrin sadar dia belum apa-apa di MotoGP. Masih banyak yang perlu dipelajarinya. Anaknya Pak Panjang yang berumur 24 tahun ini, mencontohkan untuk belajar pengereman dengan M1 satelit dia belum begitu mahir. Belum lagi tahun depan harus pindah merek motor dari M1 ke KTM sesuai perpindahan timnya Tech 3.

Untung Syahrin punya teman setim yang baik hati, Johann Zarco. Untuk sementara ini, Syahrin banyak belajar darinya, “Aku bisa mendalami gaya bermotornya. Johann punya  cara yang berbeda dari saya. Dia bisa membawa motor tidak terlalu menekan terhadap ban. Keluar tikungannya jadinya kuat dan cepat. Johann juga mahir menset-up mesin. Intinya saya masih harus belajar,” kata orang Asia yang pertama selain Jepang bisa berada di MotoGP.

Syahrin punya trik sendiri agar enjoy di MotoGP yang sangat tinggi levelnya. Katanya dia tetap berusaha tenang dan menikmati. “Hindari stres, karena MotoGP baru buat saya,” yang jawabannya hampir mirip dengan trik si Zarco.

Ditanya lima tahun ke depan bisa bertahan di MotoGP, Syahrin kesulitan menjawabnya. Intinya dia mau bangat, “Saya hanya akan coba bekerja keras jadi pembalap terbaik untuk negara. Berharap juara seri atau juara dunia, masih jauh mak. Tapi ini tergantung situasi, mulai dari paket, kecepatan dan juga sikit keberuntungan,” tutup Syahrin. MM

BAGIKAN