nhk

Hasil Rapat PP IMI, MotoPrix 2019 Hanya 4 Region, Tiga Kelas Bebek 150 cc

ManiakMotor – Tahun depan atau 2019 hanya ada empat regional atau region balap motor Indonesia (MotoPrix). Yang berubah region 3 diisi NTT, NTB dan Bali bergabung dengan region 2 atau Jawa. Region 6 Papua digabung dengan region 5 Sulawesi. Sedang region 1 tetap Sumatera. Jadi hanya empat region.

Begitu kesimpulan hasil rapat tahunan PP IMI pada 18-19 September 2018 di salah satu hital di Jakarta, “Ini untuk perampingan, agar regionnya maksimal. Ini rencana udah lama  dan dijalankan. Kali ini diresmikan,” kata Medya Saputra selaku Wakil Ketua Umum Pengurus Roda Dua PP IMI.

Yaah baik sih. Cuma region Jawa dan Sulawesi yang aktif, timnya akan menambah alokasi dana, kalau Jawa disuruh main di NTT atau Sulawesi disuruh ke Papua. Harusnya, yang menggabungkan diri yang datang ke region mereka bergabung. Semoga begitu!

Kelas juga berubah dengan dihapusnya mesin 125 cc. Yang ada tinggal mesin 150 cc yang dipertandingkan di MotoPrix. Selama ini berada di MP1, MP3 dan MP5. Lalu, “Tadinya MP1 kelasnya disebut Expert yang bisa diikuti pembalap 16 – 50 tahun. Sedang MP3 disebut Novice dengan umur 16 – 20 tahun. Lalu ada Rookie yang tadinya MP5, umur pembalapnya 10 – 16 tahun,” tambah Medya yang bilang aturan lombanya masing-masing kelas jadi dua race, race-1 dan race-2.

Setiap region juga dikatakan hanya ada empat seri. Walah… serinya juga di sirkuit permanen? Sebab selain seri region, katanya ada lagi seri di atas MP yang mereka sebut One Prix Championship yang berlangsung empat putaran.

Perubahan teknik yang sebelumnya memang sudah begitu, dikembalikan lagi untuk cari-cari kerja. Terutama pada throttle body dipatok 30 mm. Ukuran ini memang dimiliki Honda dan merek lain silakan yang kecil seperti MX-King, boleh diganti dari 28 mm jadi 30 mm. Tidak seperti tahun lalu patokannya yang lebih kecil. MM

 

 

BAGIKAN