nhk

Helmy Sungkar Dapat IMI Award Jam Terbang, Bambang Gunardi Seharusnya Juga

 

 

ManiakMotor – Helmy Sungkar dapat IMI Award Lifetime Achievement. Penghargaan pengabdiannya pada dunia balap yang panjang lebih dari separuh umurnya. Jam terbanglah. Helmy telah berkecimpung di dunia balap bermotor sudah 40 tahun, entah sebagai pelaku dan pelaksana. 

Tapi sosok Helmy tentu lebih dikenal sebagai promotor yang bertangan apik dari semua aspek penyelenggaraan. Pakar mengemas event mobil dan motor. Setiap event yang dilaksanakan selalu sakses dan bertahan lama. Event yang sebelumnya dipegang oke dan ditinggalkan biasanya akan biasa-biasa saja selanjutnya. Contoh ya motocross.

Saat ini Helmy berhasil menaikkan gengsi drag bike ke level balapan yang patut dihargai. “Selama saya bergelut dengan balap, baru kali ini juga dapat penghargaan dari IMI. Ya, patut disyukuri masih ada yang memperhatikan jasa-jasa kita,” jelas Helmy ketika menerima penghargaan dari Ketua Umum PP IMI, Nanan Soekarna.

Tapi menurut Farryd Sungkar yang tak kalah soal jam terbangnya dan juga adik dari Helmy ini, seharusnya Bambang Gunardi dapat penghargaan sama. “Apa kurangnya Bambang Gunardi soal kemajuan balap motor Indonesia. Cerita internasional dia sosok dari kawasan Asia yang suit dicari tandingannya. Sangat paham pengetahuannya soal balap dalam hal memajukan,” jelas Farryd sembari membandingkan dengan sosok yang lain yang dianugrahi IMI Award pada 28 November 2014 di Jakarta.

Ya Gunardi-lah yang membentuk wajah balap motor Indonesia seperti sekarang. Geliat supersports 600, apalagi bebek dengan berbagai regulasi jenjangnya, tak lepas dari sosok Bambang. Bicara internasional jadi jury MotoGP bertahun-tahun dan bahkan presiden jury. Orang Asia di luar Jepang, baru Bambang yang mendapatkan titel tersebut. Jabatan ini sekaligus pintu masuk pembalap-pembalap Indonesia dengan mudah kejenjang prototype. Bukan hanya pembalapnya, bahkan produk-produk Indonesia bisa punya akses ke sana.

Bambang saat ini sedang sakit dan dirawat di Malaysia. “Dia sakit sejak diudang Dorna untuk mengamati MotoGP di Sepang, Malaysia 26 Oktober.  Saat pulang ke Indonesia, di bandara Sepang dia sudah tak kuat ke Indonesia. Sampai sekarang dirawat di sana,” kata Farryd dengan mata berkaca-kaca dan baru lalu mengunjungi BG – begitu Bambang disebut.

Semoga cepat sembuh. Ito

BACA JUGA

 

BAGIKAN