nhk

Honda CB150R StreetFire (Standar Pabrik), Di Drag Bike 10.307 Detik (Chodox)

 

ManiakMotor – Honda CB150R Street Fire langsung diadu di trek lurus alias drag bike. Hasilnya dengan standar pabrik alias semuanya bawaan pabrik dalam jarak 201 meter dapat 10.307 detik. Catatan itu diukir Eko Chodox, salah satu joki drag bike nasional yang diundang Astra Honda Motor dalam ekshibisi.

Acara ini berlangsung di Parkir Timur Senayan, Jakarta  15 Desember 2012, malam. Sebenarnya, ini acara launching CB150R pada khalayak umum. “Tapi ingat ya, ini bukan balapan, karena peserta dilepas satu-satu. Makanya lintasan pacunya hanya satu jalur. Itu pula dinamai Individual Time Trial (ITT). Ini hanya uji akselerasi motor baru CB150R,” sambar Helmy Sungkar dari Trendy Promo Mandira yang dapat proyek AHM.

Peserta ITT dibatasi 50, di antaranya  26 joki-joki drag bike yang sudah punya nama, termasuk Chodox tadi. Selain itu, ada Hendra Kecil, Yogi Keycot,  Toni Cupank dan sebagainya. “Lumayan ribet juga harus mondar mandir dari Drag TDR ke ITT CB150R. Keduanya penting, di TDR saya harus amankan poin, di ITT penasaran dengan akselerasi CB150R,” aku Toni Cupank yang bersaing dengan 26 pedrag awam alia konsumen biasa yang ingin merasakan akselerasu CB150R.

Dari tiga heat, waktu tercepat ditoreh  Chodox dari tim Frogz Very Fast dngan 10.307 detik. Nah ini yang jadi tanda tanya, motornya memang cepat atau Chodox-nya yang kencang.  “Catatan itu termasuk bagus untuk motor standar ting-ting. Peraturannya saja tekanan angin dan jarak main kopling tidak boleh diubah dari standar pabriknya,” jelas Chodox sembari kegirangan karena diganjar satu unit CB150R.

Menurut Chodox, CB150R mengutamakan putaran mesin, penggunaan gigi–giginya berlangsung cepat. Rpm dari gigi 2 ke atas tidak banyak drop  layaknya transmisi close ratio pada motor drag. “Mendekati 201 meter top speed bisa 104 km/jam,” jelas Chodox. Hehehe, Chodox belum coba,  maniakmotor.com sudah ulas, seulas-ulasnya kelebihan itu.  Silakan klik BERITA TERKAIT. Belum ada rencana AHM bikin drag bike, portal ini telah mewanti FU soal keunggulan DOHC di arena trek lurus. 

Jika standar pabrik 10.3 detik, andai ganti kenalpot dan setting gir, bisa jadi 9 koma sekian detik. Lebih dalam lagi naikkan kompresi dan ganti karbu, maksudnya yang injeki jadi konvensioanal, bisa di bawah 9 detik. Ganti sasis  dan naik kapasitas lewat mendongrak langkah torak, bisa dapat 7 detik. Ini motor hanya bisa ikut kelas campuran s/d 250 cc. Lawannya lagi-lagi FU. Ini hanya ilmu kira-kira brosist.

Tetapi salah dua dari pedrag naisonal bilang, soal akselerasi benar-benar standar, masih Yamaha Vixion yang lebih baik. “Saya punya Vixion lama. Walau belum pernah ditime, tapi perasaan saya, reaksi awal dalam 201 meter masih mendingan Vixion. Ini hanya perasaan loh,” kata pedrag nasional yang sering nongol motor dan namanya di maniakmotor.com.

Walah. Seru tuh. Diadu benaran di sirkuit, dong. Sama-sama standar! Makanya promotor buka kelas 150 cc standar habis, hanya boleh setting ergonimik dan gir.  Adit  

BERITA TERKAIT:

Hasil Dyno Test (Ultraspeed) Terhadap Honda CB150R StreetFire, Power 14 Dk…!

Honda CB150R StreetFire, Berpotensi Rajai Drag Bike, Satria FU..?

Mesin DOHC Honda CB150R StreetFire Vs Suzuki Satria FU, Sama-Sama Efisien

Honda CB150R StreetFire, Langsung Ada OMR Di IRS Sentul

Test Ride Honda CB150R StreetFire; Sasis Gesit, Mesin Agresif, Harga Kompetitif (Rp 22.35 Jeti)

Honda CB150R StreetFire Vs Yamaha New Vixion, Harga Sama, Segmen Beda..?

 HASIL LOMBA

BAGIKAN