nhk

Honda Racing Championship (HRC) 2014 Cimahi; HRC Tour, Skill Vs Etika

 

 

ManiakMotor Dua pokok berkendara di jalan raya tetap bicara skill, lalu digabungkan dengan etika. Seringkali pengendara yang sebenarnya punya skill namun melupakan etika. Kecelakaan bermotor sering dipicu kurang paham perihal etika tadi.

Pengetahuan tentang etika berkendara itu pula yang ditekankan pada HRC Tour kali ini. Seperti biasa, acara ini rangkaian kegiatan pada Honda Racing Championship (HRC). Kini sudah seri -2 di sirkuit Brigief II, Kujang 15, Cimahi, Jabar 16 -17 Agustus 2014.

Siswa SMK Prakarya International (PI) Bandung,Jabar yang berkesempatan mengikuti HRC Tour di sana. Asep Wawan, instruktur safety riding and promotian PT DAM (Daya Adicipta Mustika) dalam materinya memberikan ilusttasi etika, “Yang dipahami skala prioritas, kendaraan dengan kapasitas silinder lebih kecil seperti motor selalu berada di sisi kiri jalan. Juga tentang etika diperempatan, harus memeerhatikan situasi jalan jangan asal nyelonong,” wanti Kang Awe, sapaan akrab pria yang kerap mendapat penghargaan kompetisi safety riding itu.   

Etika jarak aman dengan kendaraan yang di depan  disarankan 50 cm dari samping kiri dan kanan. Lalu 5 meter dengan yang depan. Kebiasaan pengendara biasanya suka mengikuti kendaraan di depan seperti truk dengan jarak yang nggak aman alis mepet. Bahaya mengintai.

Yusuf, salah satu peserta dari jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) kini sadar betul. Ya semoga sadar benaran. Sekarang ia sudah tahu perihal menyalip kendaraan di depan. “Dari sebelah kiri tidak disarankan, sebelah kanan juga ada hal yang diperhatikan, terutama saat malam. Malam, lampu sein kendaraan yang disalip harus diperhatikan, pantulannya bisa ganggu pandangan,” kata Yusuf yang mensyukuri bisa ikut HRC Tour ini.  

Menariknya lagi, selain pengetahuan safety riding, product knowledge injeksi Honda, juga ada motivasi sekaligus sharing pengalaman. Mantan pembalap nasional jempolan Ahmad Jayadi yang didaulat bagi-bagi pengalaman. Berbeda dengan sebelumnya oleh pembalap muda yang masih aktif.

“Pristiwa kecelakaan yang menimpa Denny Triyugo, bukan berarti balap tidak aman. Bagaimanapun balap yang aman tetap di sirkuit, HRC juga Honda Racing School adalah wadah yang tepat,” kata Adi, panggilan akrab Jayadi.

Oke deh! Ardel                                                        

BACA JUGA

Honda Racing Championship (HRC) 2014 Jelang Cimahi; Blade Injeksi Daya Vs ART

Jelang Honda Racing Championship (HRC) 2014 Cimahi; Tribute Denny Triyugo#96

Honda Racing Championship (HRC) 2014; Cooming Soon, JJBB Palembang Dan Makassar!

 

BAGIKAN