nhk

Honda Racing Championship (HRC) 2014 Final Semarang: Aditya-Ucil Kuasai Kualifikasi, Layout Berubah!

ManiakMotor – Perubahan mendadak layout sirkuit menajadi pemicu belum optimalnya settingan. Itu terjadi pada sesi kualifikasi final Honda Racing Championship (HRC), Semarang, Jateng pada Sabtu 20 Desember 2014.

Menurut Sigit Widiyanto selaku pimpinan lomba yang diikuti 188 starter kali ini, keputusan diambil dengan pertimbangan safety.  Ada pemotongan trek sekitar 50 meter, “Jika tetap dipaksakan, bisa membahayakan pembalap dan penonton. Pada bagian itu treknya bergelombang bekas gorong-gorong,” kata  Sigit.

Di samping itu lantaran, ada kendala ‘non teknis’  trek baru dibuka pukul  13.00 dan benar-benar terpakai pada pukul 15.00 waktu Semarang.  “Settingan masih pakai sebelum layout diubah. Nafas mesin jadi kurang panjang pada settingan spuyer 115/58,” keluh Monte, kliker  Honda  Banten FDR Nissin KYT dan harus menempatkan M. Nurgianto (joki) di posisi ke-6 kualifikasi.

Hal serupa dari  Muflianto akrab disapa Anto Fast Tech juru korek Astra Motor Racing Team Jogja yang mengorek Honda Blade Willy Hammer.  Katanya, layout revisi ini minim handicap, “Hanya straight dan tikungan putar balik parabolic. Dominan putaran atas, Willy ada masalah dengan bobot. Dengan bobot yang lebih ringan, Aditya Pangestu diuntungkan,” kata Anto sembari bilang sedang coba head dan kem dengan material lebih paten.

Faktanya, Aditya bisa pole position di HRC1 atau Bebek Tune up 125 cc Seeded, sedangkan Willy ada di grid start ke -9. Hasil kualifikasi di kelas itu tetap menjanjikan pertarungan seru, lantaran Anto-Willy yang memimpin point klasemen justru berada di grid tengah.

Suhartanto alias Kupret, mekanik Honda Daya IRC menjelaskan meskipun I Gede Arya Kurniawan dan Wahyu Widodo menempati posisi ke-1 dan 2 pada HRC2 atau Honda tune up 110 cc, settingan tetap belum optimal. Kata Kupret, dengan panjang 880 meter, dua straigt 350 meter, itu sama dengan mengejar top speed.

Kupret justru antusias cerita Blade injeksi diturunkan kembali pada putaran final ini. “Ini sudah ada revisi dibanding turun pertama di seri HRC Cimahi lalu. Tapi kali ini ada masalah pada klep. Klep EE yang dipakai retak pada bagian payung, bisa jadi payungnya terlalu tipis,” jelas Kupret yang harus kerja keras lagi untuk hasil optimal di race day Minggu 21 Desember. “Apapun harus dikebut repair total, jujur di sesi latihan tadi tak bisa maksimal. Target juara seri, minimal 1 race tetap dikejar,” tutup Putu Indra Wijaya alias Gicox, bos GCX Racing Team dengan pembalap andalan Diaz Kumoro Jati. 

Datang dan saksikan langsung aja di Jln. Pahlawan ya! Ardel

BACA JUGA

Hasil Final HRC Semarang, Jateng, 20 – 21 Desember 2014

Honda Racing Championship (HRC) 2014 Semarang: Kata Dimas Honda Paling Siap Jenjang Balap Dunia!

HRC 2014 Final Semarang: Separuh Seeded Bermain Level Dunia

Honda Racing Championship (HRC) 2014 Jelang Final Semarang; Bukan Cuci Otak Penonton

Honda Racing Championship (HRC) 2014 Jelang Final Semarang: Anto Vs Willy, Klasemen Sama Di HRC1!

 

 

 

BAGIKAN