nhk

Honda Tidak Ajak Owie Ke ARRC

 



ManiakMotor – Owie Nurhuda lagi bagus-bagusnya tapi tidak diajak atau ‘disubsidi’ ke event prestisius PETRONAS Asia Road Racing Champioship (ARRC).  Performa pembalap bebek Honda terbaik saat ini, ya di Owie Nurhuda. Pula didukung motor yang lagi sehat-sehatnya dan  bisa disabung. Kemarin di IRS Sentul, motor ini dengan enteng melawan merek lain. Dan, seri pertama ARRC akan mulai Minggu ini atau 13 Mei di sirkuit Sepang, Malaysia.

Pembalap Honda telah berangkat Kamis atau 10 Mei 2012 ke Sepang. Dalam daftar, hanya ada  Denny Triyugo, Iswandi Muis dan Wawan Hermawan. Denny dan Muis akan berlaga di Asia Dream Cup (ADC) yang versi OMR CBR250. Juara kelas ini sudah dijamin akan dipromosikan dengan gratis ke Moto3.

Di sisi lain Denny juga turun di underbone 115 cc bersama Wawan atas nama Astra Motor Racing. “Ikut ARRC adalah kebijakan tim, bukan pabrik. Kecuali ADC, itu program  Honda Jepang langsung. Kalau timnya sanggup silakan mendaftar,” jelas Anggono Iriawan dari divisi motorsport Astra Honda Motor di Jakarta.

Owie sendiri termenung soal kansnya ikut ARRC. Katanya, itu kebijakan pabrik dan tim. Dia sebagai pekerja alias membalap, hanya tunggu perintah dari atasannya. “Tugas saya ada di sirkuit. Saya tidak berhak mengajukan ini dan itu, walau di hati kecil ingin juga. Saya kan pernah juara ARRC dengan merek lain,” papar Owie dengan mata berkaca-kaca yang kelilipan. Hehe, Owie kan punya jurus mata…

Coba tanya Farryd ‘Osama’ Sungkar sebagai atasan langsung Owie. Beliau mengaku dananya sangat mepet untuk ikut semua seri ARRC. Event itu tidak masuk pada program Honda MS Nissin TOP 1 KYT FDR Denso FDR (HMNTKFDF).  “Tidak pengaruh motor lagi bagus dan Owie juga mantap. Semuanya tergantung dana,” papar Farryd sembari menggesekan jempol dan telunjuk kanannya. Artinya, fulu man, fulus…

Seharusnya Honda punya tokoh pengontrol memainkan siapa jagoan yang sedang bersinar. Kalau si ‘A’ ya tunjuk dengan pakai dana cadangan. “Honda masih butuh nama di balap motor Indonesia. Memang ada tim pabrik di sana, tapi butuh waktu untuk dapat hasil yang maksimal. Jadi jangan terlalu kaku dengan kebijakan,” saran pemerhati balap Nanang Gunawan dari markas bertapanya di Condet, Jakarta Timur.

Dengar itu… Miolo

BERITA TERKAIT:
HRC Solo, Honda Injeksi Progress 50%
Balap Motor Asia Dream Cup, Honda Indonesia Mendaftar
HRC Solo Race-1 MP1, Akhirnya Owie…!
Modifikasi Honda Blade, Pemenang IndoPrix Kenjeran
HRC Kemayoran, Finish Pertama, Nggak Juara

 


 

 

 

 

 

 

 

 

BAGIKAN