Honda Ubah Mesin di Tes Resmi Jerez, Begini Cara Mereka Tingkatkan Torsi Honda CBR1000R-RR nya!

    Maniakmotor – Yang ambyar bukan hanya Honda di MotoGP tapi di WSBK juga sama. Dan kalau dilihat sejarahnya, Honda WSBK menderita masalah teknis motor itu jauh lebih lama ketimbang surutnya prestasi Honda Repsol di MotoGP.

    Makanya perubahan motor adalah sesuatu yang harus, enggak bisa setengah-setengah. Mirip seperti Honda Repsol yang membuat perubahan ‘radikal’ dalam arti bagus, alias menuju arah positif.

    Tapi di WSBK, ujung-ujungnya yang bisa diutak-atik juga tipis. Karena kan harus sesuai dengan standard motor Honda CBR1000R-RR Fire Blade, beda dong dengan MotoGP yang boleh rombak sasis semaunya.

    Makanya di tes resmi Jerez, mereka mencoba untuk mengutak-atik mesin dari sisi tenaga torsi. Yang jelas selalu kalah dengan Ducati bahkan Yamaha atau BMW.

    “Fokus di mesin, kami menargetkan tenaga pada rentang rpm yang lebih rendah, ini tentu untuk mencari akselerasi dan engine brake, karena kami menginginkan torsi yang lebih besar,” ujar Leon Camier, sang manajer tim Honda WSBK. 

    “Kami juga mencoba rasio roda gigi yang berbeda untuk menemukan pengaturan yang optimal. Jika Anda mengubah torsi, Anda juga harus menyesuaikan rasio roda gigi. Itu pengoptimalan normal,” sambungnya. 

    Tentu yang lulusan teknik mesin lebih ngerti lagi, kan tahu sendiri untuk nemeukan tenaga torsi alias langkah putar piston yang lebih besar juga bisa disesuaikan dengan rasio.

    Kalau angka rasio mesin ada pada 20 pound perfeet, maka dengan perbandingan rasio 3,0 angka torsi di atas kertas bisa mencetak 60 pound perfeet.

    Tapi ‘orang sana’ pasti mengerti mana yang terbaik agar Honda CBR 1000 itu tetap bisa dibawa sang pembalapnya, hehe.

    Raider

    BACA JUGA

    Pukulan ‘Uppercut’ untuk Yamaha, Fabio Quartararo: Seperti Sendiri Melawan Seluruh Dunia