nhk

HRC 2013 Ciawi (Final); Race-2 HRC1, Harlan ‘Memang’ Jago Hujan

 

 

ManiakMotor Terlepas apesnya Owie Nurhuda (Honda Cargloss AHRS), race2 HRC1 atau Honda 125 cc Tune-Up seeded jadi milik Harlan Fadhillah (Pertamaina Enduro Nissin BRT Cargloss). Dibilang apes lantaran Owie yang sudah memimpin sejak awal start. Namun tidak dapat poin di race-2 lintasan basah sirkuit Brigief 15-Kujang II, Cimahi, Jabar, Ahad 17 November 2013. Kenapa? Ya, silakan baca terus, sodara…

Harlan dan Owie dekat-dekatan sepanjang lomba dalam rangka seri pamungkas Honda Racing Championship 2013. “Pasti faktor trek basahlah sebabnya. Kurang 4 lap lagi, malah hilang kendali dan jatuh. Tetap bersyukur, kan juara umum sudah pasti milik saya di race-1 tadi,” kata Owie yang berhasil melengkapi juara tim yang dibelanya di kelas ini.

Kalau Harlan sih, di jajaran pembalap senior Indonesia memang dikenal mahir di trek basah. Ia awal-awal sempat memberikan tekanan pada Owie. Prediksi pengamat pun menggunggulkan Harlan. Tapi, Harlan segera sadar, tidak terpancing mengejar kecepatan Owie, ia mengendurkan tekanan. Dan membiarkan Owie kabur. Tapi faktanya, Owie yang tergelincir.

Perebutan posisi kedua tak kalah sengit. Ya, dua pembalap Honda Oei Sphinx Motorex KYT IRC yakni M. Nurgianto dan Reynaldi Pradana yang harus berjibaku mengejar Willy Hammer (Honda Rinjani MPM Kawahari NHK).  Bagi Anto sendiri, race ini punya arti khusus. Itu lantaran sebelum final ini digelar, Anto sudah dikabarkan akan hijrah dari tim yang dikomandoi Ergus itu. Pembalap asal Jakarta itu ingin membuktikan bahwa semua itu semata profesionalisme.  

Diakhir cerita Harlan yang pertama, Anto kedua dan Willy ketiga. Itu bikin tim Pertamina Enduro BRT Nissin Cargloss bersuka cita, “Di race 1 tadi hasilnya tak sesuai harapan, tapi bersyukur klasemen akhir masih posisi kedua dengan total poin 114 di HRC1,” bilang Harlan yang sangat bersemangat ketika diberi kesempatan bicara diatas podium. Ucapan terima kasih kepada tim dan semua sponsor pendukung begitu lancer dari mulutnya.      

Hasil ini pun tak lepas dari settingan Slamet Budiyanto selaku mekanik Harlan. Ia mengembalikan set-up sesuai QTT yang berlangsung sehari sebelumnya yang juga hujan.“Datanya kan sudah ada. Malah sudah siap dipakai di race-1, tapi race pertama ini malah kering,”sebut Slem BRT sapaan akrab doi sambil menyebut karbu PWK28 (Sudco) dengan  kompresi 12,4:1 (buret 12 cc). 

Selamet buat Mas Slamet dan Harlan!  Ardel   

BACA JUGA

Hasil HRC Cimahi Bandung (Final), 16 – 17 November 2013

HRC 2013 Final Cimahi: Race-2 HRC2, Angga PA Menang Wet Race, Wawan Juara Umum!

Honda Racing Championship (HRC) 2013 Final Cimahi; Race-1 HRC1 Owie Juara Tanpa Tanding

Honda Racing Championship (HRC) 2013 Final Cimahi; Race-1 HRC2, OKy Lukman Lepas Tekanan!

Honda Racing Championship (HRC) 2013 Final Cimahi; Gegap Gempita Upacara Pembukaan

BAGIKAN