nhk

HRC 2014 Final Semarang: FDR Luncurkan Ukuran Ban Sport MP76 Untuk Motor Matic

 

 

ManiakMotor – Mau enak handling motor di sirkuit, kuncinya dari kualitas ban yang bersenyawa dengan lintasan alias ngegripnya bijaksana. Yang berlaga balap di jalanan juga silakan.  Kompon seperti itu untuk ban NSI harus lewat riset dan penguasaan teknologinya. Seperti yang dilakukan PT Suryaraya Rubberindo Industries (SRI) selaku produsen ban FDR. FDR ngetop untuk balap bebek dan sport. Tapi di penghujung tahun ini diluncurkan spesial untuk motor matik.

FDR menjamin matik sampeyan nempel terus ke bumi dengan produk FDR tipe Sport MP76. Ukuran ban 90/80-14 ini diperkenalkan saat Final Honda Racing Championship di Semarang, Minggu (21/12). “Permintaan akan varian ban 14 inci untuk matik sangat meningkat. Dari sini FDR mencetak Sport MP76,” kata Herry Junaidi, direktur marketing PT SRI.

PT SRI telah melakukan rangkaian pengujian atau riset panjang pada Sport MP76 seperti ban-ban mereka yang komponnya  teruji di balap nasional. Apalagi kompon Sport MP76 didupulikasi dari underbone 17 inci yang selama ini jadi pilihan di balap motor. Tetapi konstruskinya disesuaikan dengan matik. “SRI harus pastikan bahwa ban tersebut telah mencapai performa terbaik!” tambah Herry soal galian teknologi ban balap FDR sebelum dilempar ke pasar

Berbeda dengan tipe Sport XR ukuran 90/80-14 yang sebelumnya sudah beredar untuk matik. XR lebih cocok trek basah. Sedangkan Sport MP76  pas untuk basah dan kering. Komponnya lembut. Juga memiliki kembang (pattern) yang cantik dengan konstruksi bulatnya. Maksudnya agar motor tetap rebah dalam kondisi basah, apalagi kering.  

FDR Sport MP76-14 di final Honda Racing Championship 2014 kemarin dipersilakan digunakan peserta kelas matic. Tiga pembalap peraih podium dapat tambahan hadiah dan medali dari FDR. “Bannya terlalu enak untuk standar seperti balap matik di HRC. Dipastikan Sport MP76 mampu menerima tenaga matik yang sudah dikorek habis,” jelas Febrianus Balank, pembalap Jakarta yang ikut kelas matik di final HRS di Semarang.

Begitulah ban produksi SRI, salah satu perusahaan di rup Astra dari anak perusahaan PT Astra Honda Motor (AHM). PT SRI berdiri sejak 1991 bergerak di industri ban dan tube khusus sepeda motor. PT SRI memproduksi dua merek ban dan tube, yaitu FDR  untuk semua merek sepeda motor dan Federal yang merupakan ban OEM dan after market Honda.

Dengan penggabungkan teknologi dari Jepang dan Jerman yang diaplikasi sesuai kondisi Indonesia, PT SRI menghasilkan ban yang unggul. Itu terbukti menjadi pilihan para pengendara motor untuk harian. Kalau di balap sudah pasti, karena FDR ban pertama produksi Indonesia yang punya terobosan kompon racing terjangkan buat pembalap Indonesia dan bahkan Asia. MM

BACA JUGA

Hasil Final HRC Semarang, Jateng, 20 – 21 Desember 2014

 

BAGIKAN