nhk

HRC 2014 Final Semarang: HRC1 Mengangkat Kembali M.Fadli, Hammer Juara Umum!

 

ManiakMotor – Ritme adalah kunci balapan dari M. Fadli Imanuddin (Honda Cargloss AHRS IRC). Dia memang kadangg bagus, kadang juga berantakan, nah itulah ritme. Kali ini okelah dengan dua race podium tertinggi di HRC1 (Honda Tune-up 125 cc Seeded). Maksudnya dia juara race-1 dan race-2 di Final Honda Racing Championship (HRC) di Simpang Lima, Semarang, Jateng pada Minggu 21 Desember 2014.

Fadli kembali ke bebek yang ditinggal enam tahun lalu dengan umur sudah kepala tiga, ia masih mampu beradaptasi. “Seri 1 HRC saya oke, seri berikutnya terjun bebas, berantakan. Jujur terkendala dengan performa motor. Tapi seri pamungkas ini seolah menemukan kembali performa itu, dan memang kali ini pakai mesin baru,” ucap calon ayah pemilik nomor start 162 yang masih rutin ikut ARRC di supersports 600 atas nama Astra Motor Racing.

Menangnya Fadli khususnya race-2  ‘berbumbu’ keberuntungan. Itu setelah I Gede Arya Kurniawan alias Ucil dari tim Honda Daya Nissin IRC yang menempel Fadli punya masalah teknis pada dua lap terakhirr.

“Knalpot patah! Tapi seri HRC kali ini memang rapat. Fadli telah menemukan ritme bermain bebek,” komentar Ucil yang dipastikan tetap bertahan bersama tim yang dimanageri Boy itu. Ya, katanya sih Wahyu Widodo dan Kupret alias Suhartanto hijrah bersama tim lain yang sama-sama di Jakarta.

Eit, tapi ada yang lebih seru, duel Will Hammer (Astra Motor Racing Team Jogja) dan M. Nurgianto (Honda Banten FDR). Willy yang unggul dua point setelah raace 1 (148 Willy dan 146 Anto) masih belum aman untuk mengunci juara umum HRC1.

Suroto, akrab disapa Toto selaku manager tim menginstruksikan untuk fokus pada pergerakan Anto.  Start dari posisi ke-6 dan ke-9, keduanya masih di barisan tengah selepas start. Tiga lap terakhir, Willy mampu menempel  Anto.  Puncaknya lap terakhir, Willy mampu ambil Anto dari sisi dalam di tikungan putar balik. Tuh, lihat foto paling atas!

Beruntung aksi  nekat Willy tetap aman alias tak ada kontak bodi, “Kuncinya memang harus lebih sabar. Apalagi bermain dengan Anto yang lebih berpengalaman,” kalem Willy seraya menegaskan balap juga harus dengan hati. Sabar dan mengambil keputusan yang tepat pada saat tertentu  Barangkali itu yang disebut race with one heart.

Hasil ini sendiri, bagi Willy adalah kado, mengingat musim depan, bocah asal Pinrang, Sulsel menolak main  di MP (motoprix) tapi akan ke level IP (IndoPrix) dan suppersport. Ehm, padahal Anggono Iriawan selaku manger safety riding & motosport  saat ditanya belum memberikan keterangan resmi soal kiprah Honda di IP. Kabar santer Honda akan mundur dari sana dan fokus pada OMR, MP dan internasional.

IP dianggap nggak  nggak penonton, kaleeeeArdel

BACA JUGA

Hasil Final HRC Semarang, Jateng, 20 – 21 Desember 2014

Honda Racing Championship (HRC) 2014 Final Semarang: Ucil Runner-Up HRC2, Man Of The Match!

Honda Racing Championship (HRC) 2014 Semarang; Race-1 HRC1 Milik M Fadli!

Honda Racing Championship (HRC) 2014 Final Semarang: Race-1 Wawan Hermawan Champion HRC2!

Honda Racing Championship (HRC) 2014 Semarang; Kampung Safety, Edukasi Sejak Usia Dini!

 

 

 

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353